Pemain MU Diminta Tak Cepat Berpuas Diri

Michael Carrick dan Benjamin Sesko harus fokus untuk Manchester United.

MANCHESTER – Manchester United (MU) belum kalah sejak kedatangan Michael Carrick. Sang manajer interim enggan berpuas diri, turut minta pemainnya tampil lebih baik.

Carrick menggantikan Ruben Amorim di awal Januari 2026. Dari enam laga di Liga Inggris, Carrick tak pernah bawa Manchester United kalah. Rinciannya, MU-nya Carrick menang lima kali dan imbang sekali. Finis empat besar kian terbuka asanya.

“Kami punya banyak hal yang harus dikerjakan. Everton membuat kami kesulitan ketika bertahan di dalam kotak penalti. Namun para pemain tampil dengan semangat gigih,”  kata Carrick kepada BBC.

Carrick mengaku, dirinya menerapkan strategi berbeda-beda tergantung lawannya. Yang pasti, Carrick mau para pemain mempertahankan momentum positif ini.

“Ada pertandingan di mana kami harus melakukan dan menunjukkan sisi berbeda dari permainan. Kami menjalani empat pertandingan pertama, empat kemenangan beruntun dan beberapa penampilan yang sangat bagus di sana, jadi saya mengharapkan periode di mana kami harus sedikit menemukan jati diri. Kami harus menjaga semangat, pengorbanan dan kemauan untuk bekerja sama satu sama lain sebagai sebuah tim,” paparnya.

Situasi ini tentu saja membuat pendukung Setan Merah terus tersenyum. Eks kiper Man United, Edwin van der Sar, turut memuji kiprah Carrick. Mantan pesepakbola asal Belanda tersebut juga memberikan apresiasi bagi barisan depan Man United.

“Lihatlah para pendukung, mereka tampak bahagia. Hasil positif lainnya akan menumbuhkan kepercayaan diri bagi klub. Kami memiliki seorang penyerang yang kini sudah beberapa kali masuk sebagai pengganti dan mencetak gol,” kata Van der Sar kepada Sky Sports.

Menurut Van der Sar, Carrick melakukan banyak perubahan. “Mereka sempat sedikit tertekan dalam 15 menit pertama karena Moyes menerapkan taktik dan pendekatan yang berbeda pada babak kedua. Michael Carrick melakukan perubahan, dan kemudian mereka berhasil mencetak gol melalui serangan balik,” kata kiper yang membawa Man United menjuarai Liga Champions pada 2007/2008 bersama Carrick itu.

Benjamin Sesko pelan-pelan mengubah tekanan jadi ketajaman. Sesko kembali tampil sebagai pahlawan Manchester United saat menang di kandang Everton.
Penyerang berusia 22 tahun itu langsung disorot setelah ditebus dari RB Leipzig dengan kesepakatan yang bisa mencapai 84 juta Euro di bursa musim panas lalu. Berbagai kritik diarahkan kepada Sesko karena startnya tidak mulus.

Sesko mejan di enam penampilan pertamanya, sebelum mencetak gol perdananya ke gawang Brentford dalam kekalahan MU 1-3. Sesko kemudian menyumbang satu gol bagi MU lagi, sebelum tumpul dalam sembilan pertandingan berikutnya.

Enam gol sudah diceploskan Sesko dalam tujuh penampilan terakhirnya. Termasuk masing-masing satu golnya menyelamatkan MU dari kekalahan melawan West Ham dalam hasil seri 1-1, dan mengalahkan Everton.

Secara keseluruhan, Sesko telah menyumbang delapan gol dalam 24 penampilan untuk Manchester United di seluruh kompetisi 2025/2026. Sesko mengaku, tekanan besar justru membantunya untuk menemukan performa terbaik.

“Tekanan adalah sesuatu yang, jika saya ingin jadi seorang pemain bagus, itu adalah sesuatu yang harus kumiliki. Itu adalah sesuatu yang harus ada, jika Anda ingin bermain di level tertinggi dan ini tentang menerimanya dan tidak terlalu mempedulikannya,”  kata pemain internasional Slovenia itu di Sky Sports.

Di musim ini, MU kebobolan 22 gol dari 14 pertandingan tandang. Tapi, secara perolehan poin, mereka ada di urutan kelima dengan 21 poin, cuma kalah dari Arsenal, Chelsea, dan Villa.

Clean sheet yang bikin Senne Lammens sebagai kiper senang bukan main. “Ini soal kerja keras dan bertahan bersama-sama. Kami memang tidak tampil dalam performa terbaik. Saya rasa kami harus lebih bagus saat menguasai bola. Tapi Anda lihat ketika kami kompak saat bertahan serta tidak membiarkan lawan bikin gol, para pemain lini serang kami selalu bikin peluang,” ujar Lammens seperti dikutip Sky Sports.

Dia merasa pertahanan MU membaik sejak ditangani Carrick. “Sejak manajer datang, kami bertahan dengan sangat baik. Sebenarnya hampir sepanjang musim ini. Kami tahu jika kami tidak kebobolan, maka kami berpeluang menang. Memang bukan penampilan yang bagus, tapi ketika Anda bekerja keras untuk meraihnya, kadang itu yang terbaik,” ujarnya.

Selanjutnya, Manchester United akan menjamu Crystal Palace pada Minggu (1/3) pukul 21.00 WIB.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *