Wamenag Romo R. Muhammad Syafi’i menyerahkan bingkisan dan angpao Imlek kepada warga didampingi Didi Dawis dan Daniel Johan.
JAKARTA – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Republik Indonesia, Romo R. Muhammad Syafi’i mengapresiasi acara pembagian paket dan angpao Imlek kepada 4.000 KK, yang berlangsung di Auditorium Buddhist Building Vihara Mahavira Graha Pusat, Jl Lodan Raya, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (7/2) mulai pukul 14.00 WIB.



Kegiatan ini digelar oleh Asosiasi Buddhist Center Indonesia, Vihara Mahavira Graha Pusat serta Tokoh Komunitas Tionghoa Perhimpunan Fujian Indonesia.

Wamenag menyebut, di tengah dunia yang penuh ketegangan global, Indonesia memilih jalan yang berbeda yakni kebajikan, perdamaian, gotong royong dan solidaritas.

“Pemberian angpao dan bingkisan cinta kasih ini bukan hanya membagi parcel, tetapi merawat sesuatu yang jauh lebih penting, yakni persaudaraan dan persatuan bangsa. Di tengah ketegangan global, Indonesia memilih jalan yang berbeda,” ujar Wamenag Romo.

Ia menyebutkan, kehadiran Kemenag dalam kegiatan keagamaan lintas umat merupakan wujud nyata peran negara dalam memastikan agama hadir sebagai kekuatan pemersatu.
Wamenag menilai harmoni sosial yang dibangun melalui kegiatan berbagi ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan nasional. “Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Asosiasi Buddhist Center Indonesia di vihara ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga tokoh komunitas Tionghoa sekaligus Ketua Umum Fu Jian Indonesia Didi Dawis mengatakan acara ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kasih sayang terhadap warga masyarakat yang membutuhkan menjelang Tahun Baru Imlek 2026/2570 BE.

“Acara ini merupakan wujud nyata kepedulian dan cinta kasih kepada sesama yang dilakukan Asosiasi Buddhist Center Indonesia dan Vihara Mahavira Graha Pusat bersama tokoh komunitas Perhimpunan Fu Jian Indonesia. Kita segera memasuki Tahun Kuda Api, tahun penuh rezeki,” kata Didi.

Saat itu Wakil Pimpinan Vihara Mahavira Graha Pusat, Bhiksu Syailendra Virya membacakan pesan Dharma menyambut Tahun Baru Imlek 2026/2570 BE Pimpinan Vihara (sekaligus Ketua Pendiri Asosiasi Buddhist Center Indonesia dan President World Buddhist Sangha Council) Bhiksu Prajnavira Mahasthavira.

Dalam pesan dharmanya Bhiksu Prajnavira mengatakan, pada tanggal 17 Februari, bertepatan dengan tanggal satu kalender lunar, pergantian tahun baru, menyambut Tahun Kuda Api, sebuah tahun yang diharapkan membawa berkah bagi umat manusia. “Unsur api dimaknai sebagai energi transformasi. Dalam Buddhisme Mahayana, energi transformasi ini merupakan kekuatan batin yang bersumber dari tekad menjalankan Jalan Bodhisattva, yaitu Bodhicitt, niat luhur untuk mencapai pencerahan demi kebahagiaan semua makhluk,” demikian Bhiksu Syailendra membacakan pesan dharma Bhiksu Prajnavira.

Lebih jauh ia mengatakan, menyambut Tahun Baru Imlek yang penuh berkah, umat Buddha dan suku Tionghoa bersama seluruh lapisan masyarakat menyalurkan kepedulian sosial melalui pembagian 4.000 bingkisan parsel dan angpao cinta kasih. “Kegiatan ini bukan semata-mata bakti sosial, melainkan wujud kepedulian tanpa diskriminasi, memberikan perhatian dan kekuatan kepada mereka yang lemah, serta dukungan moral bagi mereka yang tengah mengalami kegagalan, agar tetap memiliki kesempatan dan semangat untuk bangkit, berkarya, dan berkontribusi bagi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan sejahtera,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Daniel Johan, Dirjen BimasBuddha Kemenag Supriyadi, Kepala Pusat Khonghucu Kemenag Nurudin, Pembimas Buddha DKI Suliarna, Penyelenggara Bimas Buddha Jakarta Utara Mugiyanto serta sejumlah pengusaha. Jalannya pembagian paket dan angpao Imlek berlangsung tertib.***
