Imlek-Ramadhan di Pontianak, Lampion dan Ketupat Hiasi Jalan, Karnaval Naga Digelar Usai Tarawih

Menyambut Imlek dan Cap Go Meh serta bulan Ramadhan, MABT Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) memasang ribuan lampion dan ketupat hiasan di sepanjang Jalan Gajahmada dan Dipenogoro, Pontianak.

PONTIANAK (LB)- Ribuan lampion dan ketupat menambah kemeriahan malam di Jalan Gajahmada, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Hiasan-hiasan itu merupakan wajah perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Kota Pontianak, yang berbarengan dengan datangnya bulan Ramadhan.

Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak memastikan seluruh rangkaian perayaan tahun ini dipersiapkan dengan matang. Bukan sekadar meriah, tetapi juga selaras dengan suasana Ramadhan yang bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh.

Sekitar 3.000 lampion dan 2.000 ketupat hias disiapkan untuk mempercantik sejumlah ruas jalan utama serta sebagai simbol keharmonisan antarbudaya. “Lampion dan ketupat kita satukan sebagai simbol keharmonisan. Ini menunjukkan bahwa Kota Pontianak adalah kota yang menjunjung toleransi dan aman untuk dikunjungi,” kata Ketua MABT Kota Pontianak, Hendri Pangestu Lim, kepada wartawan, Kamis (5/2).

Tak hanya lampion, perayaan Cap Go Meh juga akan diramaikan oleh 48 ekor naga yang akan digelar saat karnaval. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah naga sepanjang 118 meter, berasal dari Kabupaten Kubu Raya.

Karnaval naga bersinar akan digelar pada Puncak Cap Go Meh, 3 Maret 2026 mendatang. Karnaval dimulai setelah shalat tarawih, sekitar pukul 21.00 WIB, lalu dilanjutkan hiburan di panggung utama hingga pukul 23.00 WIB.

“Penyesuaian waktu ini kembali menegaskan semangat saling menghormati di tengah keberagaman,” ujar Hendri.

Naga-naga tersebut hanya akan melintas tanpa atraksi khusus di depan panggung utama. Pertimbangan waktu menjadi alasan utama agar rangkaian acara tidak berlangsung hingga larut malam, yang akan memasuki waktu sahur.

“Ini bagian dari penyesuaian, supaya acaranya tetap tertib dan tidak terlalu malam,” ujar Hendri. Rangkaian Cap Go Meh di Pontianak dimulai pada 25 Februari hingga 3 Maret 2026 di sepanjang Jalan Diponegoro, Pontianak.

Sekitar 60 stan UMKM turut ambil bagian, berdampingan dengan lebih dari 200 pedagang kaki lima yang menghidupkan kawasan tersebut sejak sore hingga malam hari. Agenda sakral Naga Buka Mata dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret 2026, pukul 05.30 WIB, di Klenteng Kwang Tie Bio. Ritual ini menjadi penanda spiritual sebelum puncak perayaan digelar. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *