Barcelona Berjaya di Kandang Slavia Praha

Fermin Lopez saat melesatkan tendangan keras ke gawang Slavia Praha.

PRAHA – Barcelona mengatasi perlawanan tuan rumah Slavia Praha 4-2 pada matchday ketujuh Liga Champions yang berlangsung di Fortuna Arena, Kamis (22/1) dini hari WIB.  Kemenangan  ini menjaga asa Blaugrana untuk lolos langsung ke 16 besar.

Tuan rumah sebenarnya unggul lebih dulu di menit ke-10. Lewat sepak pojok, Vasil Kusej menuntaskan umpan sundulan Tomas Holes untuk membobol gawang Joan Garcia.

Barcelona lalu menyamakan skor di menit ke-34. Fermin Lopez menuntaskan umpan terobosan Frenkie de Jong dengan tembakan keras yang menggetarkan sudut kanan gawang Slavia Praha yang dijaga Jindrich Stanek.

Lopez membawa Barca berbalik unggul di menit ke-42 usai tembakan jarak jauhnya yang memanfaatkan umpan Pedri melesat masuk ke sudut kanan gawang Slavia Praha. Namun tuan rumah berhasil memaksakan skor 2-2 sebelum turun minum.

Lewat situasi sepak pojok, bola yang mengarah ke depan gawang mengenai kepala Robert Lewandowski lalu masuk ke gawang sendiri. Meski begitu, Barcelona berhasil kembali unggul usai jeda.

Pada menit ke-63, Dani Olmo melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang bersarang telak di sudut kanan atas gawang Slavia Praha. Lalu Lewandowski menebus dosanya dengan mencetak gol keempat Barca di menit ke-71.

Ia menuntaskan umpan silang Marcus Rashford dengan satu kontrol bola kemudian melepaskan tembakan jarak dekat yang gagal dihalau Stanek.

Pelatih Barcelona Hansi Flick memuji reaksi timnya.  “Saya sangat senang dengan reaksi tim dan pada akhirnya kami pantas mendapatkan tiga poin, terutama setelah penampilan babak kedua kami yang jauh lebih baik,” ujar Flick dikutip Mundo Deportivo.

Ia sadar bahwa kemenangan di Liga Champions tak pernah mudah, apalagi di partai terakhir fase liga dengan tekanan yang berbeda. Baginya yang terpenting adalah menang lebih dulu, bicara perhitungan bisa nanti.

“Kita lihat di laga ini betapa sulitnya bermain di Liga Champions. Hal yang terpenting adalah kami menang; hal-hal lainnya akan mengikuti. Kami harus bermain bagus dan mencoba mendapatkan tiga poin, lalu kita lihat nanti. Kami punya kesempatan untuk finis di delapan besar, dan itulah tujuannya. Kami tidak memulai Liga Champions ini dengan baik, tetapi pada akhirnya kami punya kesempatan untuk berada di antara delapan besar, dan itulah yang kami inginkan,” ujar Flick dikutip Mundo Deportivo.

Barcelona selalu punya talenta muda. Fermin Lopez kini mencuri panggung, sudah 10 gol dan 10 assist di musim ini. Dua gol ke gawang Slavia Praha kembali membuktikan kehebatannya.

Fermin bermain sebagai gelandang serang. Namun posisinya bisa diplot main melebar atau jadi false nine. Rincian gol-golnya adalah empat di LaLiga, lima di Liga Champions, dan satu di Piala Super Spanyol.

Fermin Lopez sempat diminati Chelsea dalam dua musim terakhir. Pemain berusia 22 tahun itu masih setia bersama Barca dan Flick membutuhkannya. “Fermin bagian penting dari skuad kami. Gaya bermainnya berbeda dan dia bisa membantu tim,” tegas Flick dilansir dari ESPN.

Hanya saja Barcelona harus membayar mahal kemenangan itu dengan cedera yang dialami gelandang andalan, Pedri.  Pedri jadi starter di laga itu. Namun ia cuma bermain 61 menit sebelum digantikan Dani Olmo.

Pedri mengalami masalah pada hamstring kanan dan Hansi Flick yang melihatnya dari pinggir lapangan, langsung menunjukkan ekspresi kekecewaan. Untung keluarnya Pedri tidak menggagalkan misi tiga poin Barcelona yang akhirnya menang 4-2.

Usai pertandingan, Pedri terlihat terpincang-pincang saat meninggalkan stadion. Situasi ini tentu mengkhawatirkan mengingat Pedri punya sejarah buruk dengan cedera sejenis sepanjang kariernya.

Meski sejak Flick menangani Barcelona pada 2024, Pedri lebih bebas dari cedera dan rutin bermain. Musim ini, Pedri baru absen enam laga karena persoalan serupa.

Flick berharap Pedri bisa segera bermain. “Saya tidak tahu persis apa yang terjadi, tapi sepertinya otot hamstring. Ya harus diterima. Kadang hal seperti ini terjadi. Saya tidak tahu berapa lama dia harus absen. Ini bukan kabar bagus. Kita lihat saja hari Kamis,” ujar Flick.

Pelatih Slavia Praha Jindřich Trpišovský mengaku kecewa dengan hasil tersebut, walau dia tahu tim lawan sangat kuat. “Kami kalah, sangat  disesalkan. Pemain sudah melakukan yang terbaik, tapi Barca sangat kuat,” ujarnya di situs klub.

Dengan hasil ini, Barca duduk di urutan sembilan dengan 13 poin dan akan menghadapi Copenhagen pekan depan di laga terakhir. Sedangkan Slavia Praha ada di urutan 34 dengan satu poin dan dipastikan gagal ke fase gugur.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *