Lahan TPU Terbatas, Pemakaman Tumpang Jadi Strategi Pemkot Bandung

Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) Kota Bandung, Rulli Subhanuddin.

BANDUNG (LB)- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menghadapi tantangan ketersediaan lahan di tempat pemakaman umum (TPU). Dari 14 TPU yang dikelola, hampir semua telah penuh sehingga pemerintah menerapkan strategi pemakaman tumpang mengantisipasi kekurangan lahan.

Kepala Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) Kota Bandung, Rulli Subhanuddin mengatakan, TPU Rancacili masih memiliki lahan tersisa namun jumlahnya terbatas.

“Dari total sekitar 4.000 meter persegi lahan yang dibebaskan pada tahun 2024, kini tersisa sekitar 1.200 meter persegi. Rata-rata pemakaman mencapai 90 jenazah per bulan. Dengan perhitungan itu, dalam satu tahun lahan yang tersedia diperkirakan akan habis sekitar bulan Juni atau Juli,” kata Rulli Subhanuddin, Rabu (21/1).

Ia menambahkan, strategi pemakaman tumpang diterapkan untuk menjaga kelancaran layanan. “Kami akan melakukan metode pemakaman tumpang. Harapannya, pelayanan pemakaman bagi masyarakat Kota Bandung tetap dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah kota juga tengah meninjau lahan potensial di Pasir Kunci yang berada di kawasan Ujungberung sebagai alternatif membuka TPU baru. Namun menurut Rulli, aksesibilitas dan kondisi teknis menjadi kendala.

“Dalam membuka kawasan pemakaman baru, minimal harus memenuhi tiga aspek yaitu administrasi, teknis dan sosial. Secara administrasi dimungkinkan karena dimiliki oleh pemerintah Kota Bandung. Tapi secara teknis, kontur wilayah Pasir Kunci masih menjadi kendala,” ujar dia.

Ketersediaan lahan di Rancacili sendiri, masih cukup signifikan dengan total sekitar lima hektare meskipun hanya setengahnya yang bisa segera dibebaskan. Ia menegaskan, pemerintah terus melakukan perencanaan jangka panjang agar layanan pemakaman tetap berjalan lancar sambil mempersiapkan lokasi alternatif. “Langkah-langkah ini diambil, seiring meningkatnya jumlah pemakaman setiap bulan dan keterbatasan lahan di kota yang padat penduduk ini. Kami berharap, strategi pemakaman tumpang dan peninjauan lahan baru dapat memastikan keberlanjutan layanan pemakaman untuk masyarakat di Kota Bandung,” tandasnya.  *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *