AS Roma Kalahkan Torino, Malen Perlihatkan Performa Bagus

Selebrasi pemain AS Roma usai Donyell Malen mencetak gol ke gawang Torino.

TURIN – AS Roma memetik kemenangan 2-0 atas tuan rumah Torino dalam lanjutan Liga Italia di Olimpico Grande Torino, Minggu (19/1) dini hari WIB.

Tim tamu langsung menurunkan striker barunya, Donyell Malen sebagai ujung tombak. Pada menit ke-20, Malen melepas sepakan yang masih bisa diamankan kiper.

Malen membuka keunggulan Roma pada menit ke-23, namun dianulir. Ia lebih dulu berada dalam posisi offside.

Ia benar-benar mencetak gol tiga menit berselang. Menerima umpan terobosan dari Paulo Dybala, tembakannya berakhir di pojok kanan bawah gawang.

Roma menggandakan keunggulan pada menit ke-72. Usai menerima bola dari Devyne Rensch, Dybala melepas tembakan di kesempatan pertama.  Meski sempat dicek oleh VAR, gol ini tetap sah.

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, tidak dapat menyembunyikan rasa puasnya dengan kemenangan tersebut. “Ini kemenangan yang kami harapkan. Pemain tampil bagus, walau Torino memberikan perlawanan yang berarti,” ujar Gasperini di situs klub.

Roma tampil dominan dengan menciptakan banyak peluang. Bagi Gasperini, kehadiran pemain kaliber seperti Malen memberikan suntikan energi yang sangat dibutuhkan tim.

“Bagi saya, dia (Donyell Malen) memiliki karakteristik yang saya cari. Dia punya kemampuan untuk membebaskan diri, bukan dengan membelakangi gawang, tapi bergerak maju dan membuka ruang. Dia melakukan penyelesaian dengan kecepatan dan kekuatan. Ini adalah kualitas esensial bagi tim seperti kami,” ujarnya.

Kerja sama Malen dan Dybala memberikan dampak yang sangat bagus. “Gol pertama itu luar biasa. Paulo memainkan permainan yang benar-benar berkelas (top-notch). Ketika keadaan membaik, level Dybala juga meningkat. Dan kami akan mencoba membangun tim ini untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” ujar Gasperini kepada Sky.

Laga ini juga menjadi panggung debut bagi pemain muda Robinio Vaz. Pemain kelahiran 2007 tersebut langsung mendapatkan menit bermain, sebuah langkah yang disebut Gasperini sebagai bagian dari rencana pengembangan jangka panjang klub.

“Dia memiliki beberapa kualitas hebat, dia jelas masih sangat muda, lahir tahun 2007. Tidak mudah bermain di Italia, cara terbaik untuk mengembangkannya adalah dengan memberinya ruang,” jelas sang pelatih.

Gasperini juga merasa sangat didukung oleh langkah manajemen di bursa transfer. Ia menilai Roma telah melakukan pergerakan cerdas dengan mendatangkan satu pemain untuk dampak instan dan satu pemain lainnya sebagai investasi masa depan.

Malen sendiri mengaku menikmati laga perdananya bersama Roma ini. Pemain berusia 26 tahun itu juga senang bisa langsung klop dengan Dybala.

“Hari yang bagus. Saya kira kami main bagus dan saya bikin gol, jadi bagus. Saya sangat menikmati. Dia (Paolo Dybala) menemukan saya tiga kali, saya kira saya bisa mencetak satu gol lagi. Dia punya visi yang bagus. Saya kira kami bisa meneruskannya,” ucapnya.

Selanjutnya kontribusi pemain berusia 27 tahun tersebut diharapkan hadir kembali ketika AS Roma melakoni pertandingan ketujuh fase liga Liga Europa menghadapi VfB Stuttgart di Stadion Olimpico, Roma, Jumat (23/1) pukul 03.00 WIB.

Hinggi Senin (19/1),  Inter Milan tetap menjadi “capolista” atau pemuncak klasemen dengan 49 poin. Mereka unggul tiga poin dari AC Milan di posisi kedua dan enam poin dari juara bertahan Napoli di posisi ketiga.

Tak ada perubahan di klasemen tiga besar setelah Milan dan Napoli juga meraih kemenangan.  Perubahan klasemen terjadi di zona lima besar setelah kekalahan 0-1 Juventus dari Cagliari. Kekalahan itu membuat Si Nyonya Tua turun ke peringkat kelima dengan 39 poin, digeser oleh AS Roma.

Melengkapi posisi 10 besar, Como masih di peringkat keenam dengan 34 poin. Di bawah mereka, ada Atalanta dengan 32 poin, lalu Bologna dengan 30 poin, Lazio dengan 28 poin, dan Udinese dengan 26 poin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *