Arsenal ke Babak Keempat Piala FA, Martinelli Tampil Gemilang

Selebrasi pemain Arsenal usai Gabriel Martinelli mencetak gol ke gawang Portsmouth.

PORTSMOUTH – Arsenal melaju ke babak keempat Piala FA 2025/2026 usai melibas Portsmouth 4-1 di Fratton Park, Minggu (11/1) malam WIB.  Gabriel Martinelli jadi bintang lewat torehan hat-trick.

Di laga itu,  Arsenal dikejutkan gol cepat Portsmouth pada menit ketiga. Colby Bishop berada tepat di depan gawang Arsenal untuk mencocor bola muntah sepakan Conor Chaplin yang ditepis Kepa Arrizabalaga.

Keunggulan Portsmouth cuma bertahan lima menit karena Arsenal menyamakan skor 1-1 lewat gol bunuh diri Andrea Dozzell. Diawali sepak pojok Eberechi Eze, kemelut terjadi di muka gawang dan bola menyentuh Dozzell sebelum masuk.

Martinelli membawa Arsenal berbalik memimpin 2-1 pada menit ke-25 usai menanduk bola korner Noni Madueke. Lalu Arsenal mendapat penalti pada menit ke-43 setelah Madueke dilanggar di kotak terlarang. Sayang, sepakan Madueke melebar di sisi kiri gawang Josef Bursik.

Di babak kedua, Arsenal menjauhkan keunggulan jadi 3-1 lewat gol kedua Martinelli. Gabriel Jesus mengirimkan umpan dari sisi kanan ke tiang jauh dan Martinelli mencocor bola dengan mudah.  Martinelli mencetak hat-trick pada menit ke-72 usai menyundul masuk bola sepak pojok Madueke.

Manajer Arsenal Mikel Arteta menilai laga berjalan sengit meski timnya menang besar. Tuan rumah mampu memberikan perlawanan walaupun berada di level kompetisi yang lebih bahwa dari Arsenal.

Hal ini membuat Arteta merasa jarak kualitas tim-tim di Piala FA tak begitu jauh. Perbedaan kasta liga tidak terlalu berpengaruh di ajang ini.

Perlawanan sengit yang ditunjukkan The Pompey tercermin dari tuan rumah yang bisa bikin lima tembakan on target dari delapan percobaan. Jumlah tembakan on target Portmouth sama dengan Arsenal. Namun efektivitas tim tamu jadi pembeda.

“Kami tahu mereka akan memberikan perlawanan sengit dan itulah keindahan kompetisi ini, selisihnya menjadi sangat tipis terutama ketika Anda memberi mereka momentum dan sebuah gol. Kami harus menemukan cara untuk mendominasi dan beradaptasi dengan selisih tersebut. Babak kedua jauh lebih baik. Kami bereaksi dan melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami tetap positif terlepas dari hasilnya karena kami melakukan banyak perubahan,” kata Arteta dikutip dari BBC.

Di laga itu Martinelli dipasang sebagai starter di lini serang bersama Noni Madueke dan Ethan Nwaneri  Ini untuk pertama kalinya Martinelli mencetak hat-trick dalam 249 kali penampilan bersama Arsenal. Ini juga jadi kali pertama dia bisa bikin lebih dari dua gol per laga dalam setahun terakhir.

Di Piala FA, Martinelli jadi pemain pertama setelah Theo Walcott yang bikin hat-trick ke gawang Southampton pada Januari 2017. Martinelli juga pertama kalinya mencetak dua gol sundulan.

Martinelli sudah bikin sembilan gol dan satu assist dari 24 penampilan musim ini, paling tajam di tim musim ini. “Itulah yang kami butuhkan, pemain top kami bikin perbedaan dan dia melakukannya hari ini,” ujar Arteta.

‘Senjatan andalan’  Arsenal masih terbukti sulit diredam lawan, yakni bola mati. Tiga dari empat gol Arsenal di laga ini diawali tendangan sudut yang menciptakan kekacauan di pertahanan Portsmouth.

Gol pertama tercipta dari kemelut yang membuat bola membentur Dozzell dan masuk ke gawang. Sementara di gol kedua dan keempat, Martinelli membuatnya dari kepala.

Opta melansir, Arsenal sudah tiga kali membuat minimal dua gol atau lebih dari sepak pojok musim ini. Sebelumnya ada Leeds United dan Newcastle United yang jadi korban.

Total sudah 17 gol dicetak Arsenal di seluruh ajang musim ini dari situasi bola mati, paling banyak di antaranya tim-tim Premier League lainnya. Sementara manajer Portsmouth, John Mousinho menerima kekalahan itu dengan lapang. 

“Saya rasa skor tersebut tidak mencerminkan 65 hingga 70 menit pertama; rasanya pertandingan jauh lebih ketat dari itu. Saya pikir sebagian besar pertandingan kami bermain dengan baik dan ada beberapa momen di mana kami lebih unggul dari tim lawan, terutama di awal dan awal babak kedua. Itu salah satu hal yang perlu diperhatikan. Arsenal lebih baik dari kami dan, pada akhirnya, pantas menang dan mendapatkan gol-gol tersebut. Tapi saya pikir itu pertandingan yang cukup ketat,” kata Mousinho.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *