Andriy Lunin, Kiper Real Madrid.
MADRID – Real Madrid menang susah payah atas tim divisi tiga, Talavera de la Reina, di Copa del Rey. Xabi Alonso menilai Madrid masih kesulitan dalam menghabisi lawan.
Laga babak 32 besar Copa del Rey itu digelar di Estadio El Prado, Talavera de la Reina, Kamis (18/12) dini hari WIB. Los Blancos menang 3-2 atas tuan rumah.
Madrid unggul 2-0 pada babak pertama lewat gol Kylian Mbappe dan gol bunuh diri Manu Farrando. Alih-alih menambah keunggulan, Madrid kemudian kebobolan pada menit ke-80 usai Nahuel Arroyo menjebol gawang Andriy Lunin.
Madrid mengembalikan keunggulan dua golnya setelah Mbappe membobol gawang Talavera untuk kedua kalinya pada menit ke-88. Namun, Talavera lagi-lagi menipiskan skor kali ini lewat gol Gonzalo Di Renzo di injury time.
Alonso memang tetap puas sebab Madrid lolos ke babak berikutnya. Kendati demikian, ia menyoroti ketidakmampuan timnya dalam menghabisi lawan lebih cepat. “Kami kekurangan sesuatu yang sudah kita bahas: kontinuitas dan lebih konsisten dalam penampilan kami selama pertandingan. Kami harus menghabisi lawan karena semua hal bisa terjadi; kami harus lebih matang,” ujar Alonso seperti dikutip Diario AS.
Alonso sendiri terus menjadi sasaran kritik di Real Madrid. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Madrid memang tampil naik-turun. Dalam 10 pertandingan terakhir, Madrid membukukan empat kemenangan, tiga kekalahan, dan tiga kali hasil imbang. Alonso pun mulai dikritik banyak kalangan. Namun kiper Madrid, Andriy Lunin, menegaskan bahwa seluruh anggota tim tak ada yang meragukan Alonso.
“Saya tidak tahu siapa yang meragukan Xabi; kami tak meragukan pelatih kami. Kami adalah sebuah tim, dan kami ada di kapal yang sama. Saya tidak tahu siapa yang mempertanyakan dia, apakah itu fans atau pers, tapi pada akhirnya itu tak masalah untuk kami karena kami fokus pada pekerjaan kami,” kata Lunin di Marca.***
