Napoli ke Final Piala Super Italia

Rasmus Hojlund dan rekannya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang AC Milan.

RIYADH – Napoli  mengalahkan AC Milan dengan skor 2-0  dan melaju ke final Piala Super Italia (Supercoppa Italia). Dua gol kemenangan Il Partenopei diciptakan oleh David Neres dan Rasmus Hojlund.

Dalam laga semifinal  yang berlangsung di Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (19/12) dinihari WIB itu, Napoli memecah kebuntuan di menit ke-39. Il Partenopei membangun serangan dengan baik dari belakang hingga sampai ke Rasmus Hojlund. Hojlund dari sudut sempit bisa membalik badan melepas umpan tarik. Bola disontek Neres jadi gol.

Napoli tampil menekan selepas jeda. Mereka mencetak gol kedua di menit ke-64. Mendapatkan bola dari Leonardo Spinazzola, Hojlund bisa menang adu lari dengan Koni De Winter di sisi kiri. Sepakan mendatarnya dari sudut sempit tak terbendung Maignan.

Hasil ini menjadi angin segar setelah kekalahan beruntun yang ditelan dari Benfica dan Udinese.  Pelatih Napoli Antonio Conte tak terlalu bersemangat dengan keberhasilan timnya melaju ke final. Ia menyebut timnya sebenarnya kelelahan.

“Kami baik-baik saja secara fisik, tapi tak terhindarkan bahwa memainkan begitu banyak laga menghisap energi Anda. Kami membayar mahal atas kemenangan belakangan ini, karena kami kelelahan melawan Benfica dan di babak kedua melawan Udinese. Tapi  di laga ini kami bergerak sangat baik sebagai sebuah tim. Ketika kami berhasil bekerja sebagai sebuah tim, terlepas dari siapa pun yang main, maka kami kompetitif,” ujar Conte dikutip Football Italia.

Ia menyebut,  ke depan timnya menghadapi tantangan yang berat. “Kami harus terus seperti ini ke depannya. Mereka yang cedera masih absen, tapi para pemain baru sekarang lebih terlibat daripada sebelumnya. Saya selalu bilang bahwa saya memperkirakan ini akan jadi musim yang rumit, tapi saya tak mengira cederanya akan sebanyak ini. Kami cuma ingin berada di final untuk punya kesempatan mengejar trofi. Kami tahu kedua calon lawan sama-sama kuatnya,”  kata Conte.

Hojlund membuktikan diri masih tajam. Kepindahannya ke Il Partenopei dari Manchester United memperbaiki karier.

Dikutip dari SofaScore, Hojlund total melepas tiga tembakan dengan dua mengarah ke gawang Milan. Ia juga mampu bikin umpan kunci.

Torehan Hojlund di laga melawan Milan melanjutkan catatan bagusnya bersama Napoli. Ia kini sudah bikin tujuh gol dan tiga assist untuk Napoli di semua ajang musim ini.

Sementara pelatih AC Milan,Massimiliano Allegri mengakui bahwa Napoli pantas menang. Il Partenopei tampil lebih baik dalam bertahan ketimbang Rossoneri.

Rossoneri sebenernya tampil lebih dominan di laga ini dengan mencatatkan 58 persen penguasaan bola dibanding Napoli yang hanya 42 persen. Napoli tampil sangat solid di belakang dan efektif di depan.

Milan bisa melepas 12 tembakan tapi hanya dua yang mengarah ke gawang. Sementara, Napoli begitu efektif dengan mampu melepas lima tembakan on target hanya dari 11 percobaan dengan dua berbuah gol.

Solidnya lini belakang Napoli ini berkebalikan dengan Milan yang menurut Allegri sering terlalu mudah kebobolan. Kelemahan itu kembali terlihat di laga ini Allegri kini harus segera memperbaiki kelemahan anak asuhannya tersebut.

“Kami seharusnya bisa berbuat lebih baik saat kebobolan dua gol tersebut. Kedua tim bermain bagus, tetapi mereka bertahan lebih baik dan pantas menang. Akhir-akhir ini kami terlalu mudah kebobolan dan kami perlu meningkatkan performa. Kekalahan ini harus dilihat sebagai kesempatan untuk bangkit kembali,”  kata Allegri dikutip dari Football Italia.

Gelandang Rossoneri Adrien Rabiot mengakui problem yang dimiliki timnya.  Sepanjang laga, Milan cukup kesulitan menahan tekanan Napoli dan juga membongkar sang lawan. Napoli memang selalu lebih berbahaya saat memegang bola.

Rabiot menyadari bahwa Milan kurang rapat dalam bertahan. Itu juga terlihat dari banyaknya gol yang masuk ke gawang mereka belakangan ini, kebobolan masing-masing dua gol dari Torino dan Sassuolo di Serie A. Sementara di depan, penyelesaian serangan melawan Napoli juga kurang optimal.

“Kami harus menemukan kembali permainan yang rapat dan solid. Kami memberikan lawan terlalu banyak peluang dan kebobolan terlalu sering. Secara pertahanan, kami agak tipis. Kami juga selalu harus lebih baik saat menyerang, karena di laga-laga seperti ini, Anda tak mendapatkan 10 peluang. Ini partai yang penting dan tersingkir itu menyakitkan. Sekarang kami harus kembali ke trek,”  kata Rabiot dikutip Football Italia.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *