JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Jumat (12/12) sore, di tengah pelaku pasar bersikap wait and see Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada pekan depan.
IHSG ditutup menguat 40,02 poin atau 0,46 persen ke posisi 8.660,50. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,27 poin atau 0,15 persen ke posisi 848,36.
Sepanjang Jumat, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 5,58 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 1,18 persen dan 1,05 persen.
Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor teknologi paling dalam sebesar 1,75 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur yang turun masing-masing sebesar 1,10 persen dan 0,99 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CTTH, MITI, RLCO, BRMS dan BALI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KETR, WIFI, HOPE, INDX dan MTMH.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.984.503 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 52,12 miliar lembar saham senilai Rp29,84 triliun. Sebanyak 275 saham naik, 377 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 721,18 poin atau 1,44 persen ke 50.870,00, indeks Shanghai menguat 16,03 atau 0,41 persen ke 3.889,35, indeks Hang Seng menguat 446,28 poin atau 1,75 persen ke posisi 25.976,79 dan indeks Straits Times menguat 61,59 poin atau 1,36 persen ke posisi 4,582,42.***
