Selebrasi Phil Foden dan rekannya usai mencetak gol kemenangan ke gawang Leeds United.
MANCHESTER – Manchester City mengalahkan Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris di Etihad Stadium, Sabtu (29/11) malam WIB.
Man City sudah langsung memimpin pada menit pertama lewat tembakan on target pertamanya. Diawali tusukan Matheus Nunes di kanan, Phil Foden menyelesaikan serangan itu dengan sepakan di kesempatan pertama.
Lantas City menggandakan keunggulan dari korner pada menit ke-25. Lucas Perri gagal menghalau bola sehingga jatuh di kaki Josko Gvardiol, yang mudah saja mendorongnya ke gawang.
Namun Man City kebobolan pada menit ke-49 lewat Dominic Calvert-Lewin. Lalu Man City dihukum penalti pada menit ke-66 setelah Gvardiol melanggar Calvert-Lewin. Eksekusi Lukas Nmecha sempat dihalau Gianluigi Donnarumma, tapi bola kembali kepadanya dan diceploskan ke gawang.
Tapi Man City kembali memimpin saat laga menginjak menit 90+1. Sepakan Phil Foden dari depan kotak penalti tak bisa dijangkau kiper.
Manajer Manchester City Pep Guardiola tidak terlalu senang dengan performa timnya. Bahkan Guardiola memberikan pidato tim dadakan di babak kedua saat jeda cedera karena City kesulitan mengatasi perubahan taktik Leeds.
“Kami bermain sangat bagus di babak pertama. Soal peluang yang kami dapatkan setelah Daniel (Farke) dengan brilian mengubah formasi 5-3-2, kami kebobolan gol terlalu dini dan setelah itu kami beradaptasi dengan kesulitan dalam membangun serangan dan semua kesulitan yang kami hadapi. Kami benar-benar kesulitan,” kata Guardiola dilansir dari nbcsports.
Walau demikian, kemenangan ini sangat menggembirakan. “Sangat membantu untuk menang dengan cara seperti itu. Menyadari betapa sulitnya segalanya. Kami tahu itu. Terutama setelah dua kekalahan dan pertandingan melawan Leverkusen sulit untuk diterima karena berbagai alasan. Penting untuk memenangkan pertandingan ini,” ujarnya.
Maka ia pun mengaku lega ketika Foden mencetak gol kemenangan di masa injury time. “Saya lega ketika dia mencetak gol di menit terakhir dan dia adalah sosok yang hebat. Saya lega,” kata Pep.
Ia juga membeberkan obrolannya dengan Erling Haaland di lapangan pada akhir pertandingan. “Itulah masalah kami. Striker butuh umpan, dan Erling butuh umpan. Saya senang dan harus berusaha mencari cara untuk terlibat. Erling terkadang harus istirahat karena ia bermain terlalu lama, tetapi terkadang dengan kondisi tubuhnya, saya tidak tahu apakah istirahat itu baik. Terkadang lebih baik bermain, bermain, bermain, dan setelah 60 menit mungkin Anda lelah dan harus keluar,” kata manajer asal Spanyol itu.
Phil Foden menyebut laga ini sebagai salah satu laga terliar. Ia mengakui timnya tak bisa mengatasi perubahan sistem bermain yang dilakukan Leeds setelah turun minum. Tapi ia lega kemenangan bisa diamankan.
‘”Ini jadi salah satu dari laga paling liar. Kami sempat mengontrol penuh di babak pertama. Mereka mengubah sistem permainan di babak kedua dan kami tak bisa menyesuaikan. Itu babak kedua yang bikin frustrasi. Tapi ketika ada jeda sebentar, manajer mengumpulkan kami dan kami beradaptasi dengan formasi mereka. Kami punya sejumlah setengah peluang dan akhirnya saya menemukan sedikit ruang dan menyasar bagian bawah gawang. Masih ada hal-hal yang bisa kami perbaiki. Kami senang dengan hasil ini,” ujar Foden dikutip BBC
Kemenangan ini menjaga Man City dari ancaman tertinggal lebih jauh di persaingan gelar juara. “Persaingan titel itu tak pernah lurus-lurus saja. Selalu ada naik-turun dan periode-periode saat kami tampak tak bisa maju, dan kami sudah mengalami itu. Keyakinan dan kebersamaan pada akhirnya muncul. Semoga itulah yang terjadi hari ini, sehingga kami bisa mengharapkan sebuah dorongan dari sini. Tapi Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi,” tutur Foden.
Sementara manajer Leeds United, Daniel Farke mengatakan timnya tidak membutuhkan pujian karena mereka hanya menginginkan poin. Meski demikian, Farke tetap puas dengan apa yang ditampilkan oleh para pemainnya di pertandingan ini.
“Kami datang ke sini bukan untuk mendapatkan pujian atau kata-kata manis, kami datang ke sini untuk mendapatkan poin. Kami mengawali pertandingan ini dengan sangat buruk. Biasanya, jika ingin poin di sini, Anda harus memenangkan bola mati. Saya harus memberikan banyak pujian kepada para pemain saya. Kami pantas menyamakan kedudukan. Kedua tim seharusnya bisa menangm,” ujar Farke kepada BBC Sport.***
