Pemain Italia saat mengalahkan Moldova.
CHISINAU – Italia susah payah mengatasi perlawanan Moldova dengan skor 2-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I zona UEFA. Kemenangan tim asuhan Gennaro Gattuso hadir lewat dua gol di pengujung laga.
Dalam laga di Stadionul Zimbru, Jumat (14/11) dini hari WIB itu, peluang pertama Italia hadir lewat tembakan Giacomo Raspadori di menit ke-6, namun bisa digagalkan kiper tuan rumah, Andrii Kozhukhar.
Enam menit berselang, Kozhukhar kembali menepis tembakan jarak dekat Bryan Cristante yang mengarah ke sudut kiri gawang. Ia juga menghalau peluang kedua Raspadori semenit kemudian.
Gli Azzurri tercatat melepaskan sembilan tembakan lain di babak pertama, namun tak ada yang mengarah ke gawang. Moldova melepaskan dua tembakan, salah satunya dari Virgiliu Postolachi di menit ke-33, namun tak menjadi ancaman bagi gawang tim tamu.
Di babak kedua, Sandro Tonali nyaris mencetak gol di menit ke-71, namun tembakan jarak jauhnya diblok Kozhukhar. Begitu juga dua peluang dari Mateo Retegui tak lama kemudian yang mudah terbaca olehnya.
Gol yang dinanti Italia akhirnya hadir di menit ke-88. Gianluca Mancini meneruskan crossing rendah Federico Dimarco dengan tandukan ke sudut kiri yang kali ini tak mampu dibendung Kozhukhar.
Francesco Pio Esposito pada menit ke-90+3′, menggandakan keunggulan Italia di injury time. Ia meneruskan umpan silang Matteo Politano dari sisi kanan dengan tandukan yang kembali masuk ke sudut kiri gawang Moldova. Skor 2-0 bertahan hingga akhir.
Italia kini duduk di urutan dua dengan 18 poin dari tujuh laga, tertinggal tiga angka dari Norwegia yang baru saja mengalahkan Estonia 4-1. Kemenangan Italia ini secara matematis menunda kelolosan Erling Haaland dan kolega hingga laga terakhir.
Kedua tim akan bertemu di Milan dalam laga terakhir Grup I pada Senin (17/11) pukul 02.45 WIB, namun Gli Azzurri butuh kemenangan dengan selisih minimal sembilan gol untuk bisa lolos langsung ke Piala Dunia. Jika skor tersebut gagal terwujud, Norwegia akan lolos ke Piala Dunia pertama sejak 1998 dan Italia akan menjalani playoff untuk Maret mendatang.
Gattuso mengaku tidak senang dengan perlakuan supporter di mana saat babak kedua, menyerukan “Andate a lavorare” yang artinya “Pergilah bekerja” kepada para pemain Italia.
“Saya sangat bahagia dengan penampilan para pemain saya. Kami menurunkan tim yang benar-benar berbeda dan tahu akan ada kesulitan. Saya sedikit marah atas apa yang saya dengar di babak kedua. Datang ke sini dan mendengar suporter menyuruh pemain saya ‘pergi bekerja’ membuat saya merasa kecewa. Saya tidak tahu dari mana datangnya kata-kata itu. Saya hanya tahu ini pertama kalinya Italia menang 6 kali berturut-turut di Kualifikasi Piala Dunia,” katanya dikutip dari Tuttomercatoweb.
Sebagaimana diketahui, Italia gagal lolos di dua edisi Piala Dunia sebelumnya secara beruntun akibat kalah di babak play-off. Pada Piala Dunia 2018, mereka disingkirkan oleh Swedia. Sementara di edisi 2022, Italia gagal ke Piala Dunia karena kalah dari Makedonia Utara di play-off.
Lantas bagaimana dengan Piala Dunia 2026 nanti? Patut ditunggu.***
