Aksi Santiago Gimenez saat melawan Pisa.
MILAN – Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri sangat kesal dengan hasil imbang timnya kontra Pisa. Sebab, Rossoneri dianggap kurang fokus di menit-menit akhir.
Milan unggul cepat saat menjamu Pisa di San Siro, Sabtu (25/10) dini hari WIB, ketika gol Rafael Leao dibuat pada menit ketujuh. Tapi, Pisa bangkit dan malah berbalik memimpin 2-1 lewat penalti Juan Cuadrado serta M’Bala Nzola.
Milan hanya bisa meraih satu poin berkat gol pemain muda Zachary Athekame. Hasil yang membuat posisi Milan di puncak Serie A menjadi rawan digeser Inter Milan, Napoli dan AS Roma yang berselisih dua poin.
Allegri pantas kecewa dengan performa para pemainnya. Sebab, Leao dan kolega seperti kehilangan akal di 10 menit akhir laga sehingga harus kebobloan gol Nzola di menit ke-86.
Allegri meminta Milan ke depannya bisa lebih tenang dalam memaksimalkan peluang. “Di lima menit terakhir, Anda sebenarnya cuma butuh dua aksi untuk menang, tapi Anda tidak bisa buru-buru. Kami semua menyerang ke depan dan Pavlovic harus mengejar Nzola, itu tidak boleh terjadi. Kami harus bisa menangani situasi lebih baik,” ujar Allegri di Football Italia.
Pemain yang disorot adalah Santiago Gimenez. Ia yang dibeli AC Milan untuk jadi juru gedor, performanya justru jauh dari kata memuaskan. Diharapkan bisa jadi alternatif gol yang baru di lini serang selain Leao, Gimenez justru jeblok, setelah dua gol di dua laga awal bersama Milan.
Di enam bulan pertamanya, Gimenez cuma bikin enam gol dan tiga assist dari 19 laga. Memasuki musim penuh pertamanya, Gimenez malah melempem. Dia baru bikin satu gol dan dua assist dari 10 laga musim ini. Satu golnya itu bahkan dibuat saat mengalahkan Lecce 3-0 di Coppa Italia sebulan lalu.***
