Laga Liverpool kontra tuan rumah Eintracht Frankfurt.
FRANKFURT – Liverpool berpesta gol ke gawang Eintracht Frankfurt pada matchday 3 Liga Champions, meski tertinggal lebih dulu. Si Merah menang 5-1 di Deutsche Bank Park, Kamis (23/10) dini hari WIB. Hasil ini mengakhiri rentetan kekalahannya.
Eintracht memimpin 1-0 lewat gol Rasmus Kristensen pada menit ke-26. Tapi Liverpool bereaksi dengan cepat, menyamakan skor pada menit ke-35 lewat Hugo Ekitike.
Dua gol lain dibikin di sisa waktu babak pertama. Virgil van Dijk membalikkan kedudukan pada menit ke-39, diikuti gol Ibrahima Konate pada menit ke-44. Keduanya dari korner.
Liverpool melanjutkan dominasinya di babak kedua dan berhasil menambah dua gol lain. Cody Gakpo mencetak gol keempat tim pada menit ke-66 diikuti Dominik Szoboszlai empat menit kemudian.
Dengan hasil ini, Liverpool naik ke posisi 10 klasemen Liga Champions dengan enam poin dari tiga laga. Sementara Eintracht di urutan ke-22 dengan tiga poin.
Pelatih Liverpool, Arne Slot menilai timnya bermain sangat baik. “Mungkin ya, meskipun saya melihat banyak kesamaan dalam beberapa minggu terakhir, dalam beberapa pertandingan terakhir yang kami mainkan. Saya juga melihat beberapa perbedaan. Kesamaannya adalah kami sudah menciptakan beberapa peluang sebelum kebobolan pertama, dan peluang pertama yang kami terima biasanya berupa gol,” ungkap Arne Slot di laman resmi Liverpool.
Namun di sisi lain, ia juga melihat masih ada beberapa hal yang harus dibenahi. “Saya sudah beberapa kali mengatakan di sini betapa pentingnya bola mati, betapa pentingnya keseimbangan dalam situasi bola mati. Sekarang kami mampu mencetak dua gol, jadi kami unggul 3-1 di babak pertama karena kami mencetak dua bola mati,” lanjutnya.
Di laga itu Alexander Isak hanya main satu babak. Slot menyebut Isak mengalami cedera pada pangkal pahanya. Ia pun mengkhawatirkan kebugaran penyerang berusia 26 tahun itu.
Laga melawan Frankfurt menjadi penampilan kedua Isak sebagai starter secara beruntun dalam tiga hari. Sebelumnya, ia main selama 72 saat Liverpool dikalahkan Manchester United.
“Alexander harus ditarik keluar saat jeda karena dia merasakan sesuatu di pangkal pahanya. Sangat disayangkan Saya sudah bilang berkali-kali sangat sulit menemukan keseimbangan dengan pemain yang absen tiga bulan. Anda mencoba pelan-pelan dengannya dan orang-orang berdebat soal memainkannya lebih lama. Sekarang kami menurunkannya untuk kedua kalinya dalam tiga hari dan sayangnya dia harus ditarik keluar,” ujar Slot kepada TNT Sports.
Tiga poin di markas Eintracht menjadi sebuah pesan bahwa Liverpool tak terpuruk karena hasil-hasil buruk. Tapi di saat yang sama, mereka belum merasa lega karena momentum ini harus dilanjutkan.
Virgil Van Dijk pun meminta rekan-rekannya untuk konsisten di laga-laga selanjutnya. “Saya tak tahu apakah ini sebuah pernyataan atau bukan, tapi ini kemenangan dan sesuatu untuk dilanjutkan. Saya sudah berada di bisnis sepakbola cukup lama, jadi tidak merasa lega. Pastinya kami kecewa dengan empat kekalahan beruntun, jadi itu sesuatu yang harus kami hadapi, tetap solid, dan terus bekerja. Hari ini kami menang dan harus siap untuk lawan Brentford pada Sabtu mendatang,” kata Van Dijk dikutip dari BBC.
Sementara manajer Eintracht Frankfurt, Dino Toppmoller mengklaim Die Adler sebenarnya sudah tampil bagus di awal laga. Namun, setelah mereka unggul lebih dulu, para pemainnya mulai kehilangan kendali permainan.
“Saya pikir kami memulai pertandingan dengan baik. Tapi kemudian kami terlalu mudah dibobol saat (Andy) Robertson mengirim umpan silang. Pemain kami harusnya bisa memblokir situasi seperti itu. Dengan segala ketegangan dan kritik, kita harus ingat lawan siapa kami bermain. Sekarang yang penting adalah mengembalikan perasaan meraih kemenangan,” kata Toppmoller dilansir dari laman resmi klub.***
