Selain Urai Macet, Jalan Alternatif Rancabungur-Leuwiliang Diharapkan Menarik Minat Investor

Wabup Bogor, Jaro Ade

CIBINONG (LB)- Proyek pembangunan Jalan Alternatif Rancabungur – Leuwiliang bakal segera dilaksanakan oleh Pemkab Bogor dengan besar anggaran Rp50 miliar.

Anggaran sebesar itu, Rp 40 miliar untuk pembebasan lahan dan Rp 10 miliar untuk pembukaan jalannya.

Pembangunan Jalan Alternatif Rancabungur – Leuwiliang tersebut untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Dramaga yang dikeluhkan oleh masyarakat wilayah barat Kabupaten Bogor.

“Saya sudah meninjau bakal lokasi Jalan Alternatif Rancabungur – Leuwiliang, Bupati – Wabup Bogor berkomitmen untuk membangun ruas jalan tersebut demi mengurai kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Dramaga,” ucap Wabup Bogor, Jaro Ade kepada wartawan, Kamis (13/3).

Jaro Ade menerangkan bahwa pembangunan Jalan Alternatif Rancabungur – Leuwiliang bakal dituntaskan walaupun tidak satu tahun anggaran, 

“Pasti akan dituntaskan pembangunan Jalan Alternatif Rancabungur – Leuwiliang, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dpupr) juga harus menyerap

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari daerah pemilihan (Dapil) IV, Azwar Anas mengharapkan dengan terbangunnya Jalan Alternatif Rancabungur – Leuwiliang, maka bisa meningkatkan laju ekonomi masyarakat.

“Semoga, nanti laju ekonomi akan tumbuh lebih kuat dan menarik investor untuk berinvestasi di wilayah barat Kabupaten Bogor,” harap Azwar Anas.

Azwar Anas pun mengingatkan DPUPR, agar tidak lagi membudayakan molor atau bahkan mangkrak dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan, jembatan, tanggul penahan tanah, irigasi dan lainnya.

“Proyek pembangunan Jalan Alternatif Rancabungur – Leuwiliang harus tepat waktu, tepat spesifikasi dan tepat fungsi,” tukas politisi Partai Nasdem tersebut. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *