Kondisi Sekolah (Kepsek) SDN Hambalang 01.
CIBINONG (LB)- Jika sebelumnya, SDN Hambalang 01 disebut darurat toilet, karena hanya memiliki 1 toilet darurat, Sekolah tersebut ternyata juga mengalami darurat guru.
Padahal lokasinya kurang lebih hanya 17 Km dari kediaman Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, namun tak membuat sekolah negeri di wilayah itu layak seperti yang dialami SDN 01 Hambalang.
Dengan jumlah 300 siswa dan 12 rombongan belajar atau kelas, guru di sekolah tersebut hanya 4 orang yakni Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Hambalang 01, Sutiah, seorang Arsiparis dan dua orang tenaga kependidikan bidang Pramuka dan Marawis, dengan latar belakang ijasah SMa pun terpaksa turun ke kelas untuk mengajar siswa-siswi.
Jadi, bagaimana bisa mendidik siswa-siswi yang unggul dan berkarakter, jika satu orang guru, harus mengajar di dua kelas di saat bersamaan.
“Kami memang darurat guru, karena guru yang PNS hanya 1 orang dan P3K sebanyak 3 orang. Saya, tenaga Arsiparis, tenaga kependidikan bidang Pramuka dan Marawis pun terpaksa mengajar,” ucap Sutiah kepada wartawan, Minggu, (12/10).
Sutiah menuturkan, bahwa dirinya kesulitan mencari guru yang berijazah S1 dan yang mau bertugas di SDN Hambalang 01.
Hal itu karena lokasi sekolahnya yang berada di atas Bukit Hambalang, dan tidak memiliki angkutan umum.
“Kami berharap, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor membantu atau memberikan solusi atas permasalahan darurat guru di SDN Hambalang 01. Semoga, ada putra daerah yang mau membangun desanya mendidik adik-adiknya,” tuturnya.
Selain itu, SDN Hambalang 01 tambah Sutiah juga mengalami kerusakan insfrastruktur sekolah, seperti patahnya rangka atap baja ringan, longsornya turap, amblasnya keramik hingga lemari buku yang mulai dimakan rayap.
“Kami juga butuh pembangunan turap, rehabilitasi kelas dan juga pembangunan ruang guru maupun laboratarium komputer. Saat ini, guru – guru menumpang di Ruang Perpustakaan,” tambahnya.
Plt Camat Citeureup, Aris Nurjatmiko mengaku akan ikut membantu mengawal kebutuhan SDN Hambalang 01, dan bahkan berkordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Badan Perencana Penelitian Pembangunan Daerah (Bappeda Litbang).
“Bersama Anggota DPRD Kabupaten Bogor terutama daerah pemilihan (Dapil) I, kami akan mengawal kebutuhan SDN Hambalang 01 ke Dinas Pendidikan dan Bappeda Litbang. Mudah-mudahan bisa terealisasi di Tahun 2026 mendatang,” tukas Aris Nurjatmiko. *
