Laga Juventus kontra AC Milan.
TURIN – Juventus gagal mengalahkan AC Milan dalam laga lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Senin (6/10) dini hari WIB. Tidak ada gol yang tercipta di laga ini.
Pelatih Juventus, Igor Tudor mengakui timnya memiliki peluang untuk menang. “Kami beralih ke formasi 5-3-2, mereka berhenti menciptakan peluang. Pertandingan itu sulit, sungguh disayangkan karena kami berusaha menang. Hasil imbang ini adil,” ujarnya dikutip dari Tuttomercatoweb.
Pelatih asal Kroasia itu juga menilai jika faktor kelelahan membuat strateginya tak berjalan dengan baik. “Saya mamasukkan (Filip) Kostic masuk. Itu adalah pilihan yang harus kami lakukan. Kami telah berencana untuk mengoptimalkan (Francisco) Conceicao saat itu, karena kondisi fisiknya. (Jonathan) David dan (Kenan) Yildiz kelelahan,” ujarnya.
Hasil ini menjadi imbang yang ketiga secara beruntun untuk Juventus di Liga Italia. Sebelumnya, mereka berbagi poin dengan Atalanta dan Hellas Verona setelah menuntaskan laga 1-1.
Kemenangan juga tak mampu didapatkan Juventus di Liga Champions. Klub asal Turin itu bermain imbang 4-4 dengan Borussia Dortmund dan 2-2 melawan Villarreal.
“Kami tidak puas dengan hasil imbang ini, tetapi kami harus menerimanya dan fokus pada pertandingan berikutnya. Tujuan kami selalu untuk tetap di puncak. Itu tidak pernah berubah,” kata bek Juventus, Pierre Kalulu, dikutip dari Football Italia.
Sementara pemain Milan Adrien Rabiot kecewa dengan hasil seri ini. Milan sebetulnya mampu melepaskan 13 percobaan dengan empat yang mengarah ke gawang. Juventus ada tiga percobaan ke gawang dari 12 upaya.
Pasukan Massimiliano Allegri sempat mendapatkan hadiah penalti di babak kedua. Christian Pulisic, yang menjadi eksekutor, gagal memasukkan bola ke gawang.
“Malam yang sangat emosional. Saya kenal banyak pemain di Juventus, stadion, staf, bahkan Tudor. Saya sangat senang bisa kembali ke sini. Saya ingin menang, tapi begitulah sepakbola, kami akan terus melanjutkan perjalanan kami,” kata Rabiot kepada DAZN.***
