Ferran Torres usai mencetak gol ke gawang Getafe.
BARCELONA – Barcelona melalui laga keras saat menjamu Getafe. Barca menag 3-0 dalam laga di Estadi Johann Cruyff, Senin (22/9) dini hari WIB. Sepasang gol Ferran Torres dan satu gol dari Dani Olmo menegaskan dominasi tuan rumah.
Blaugrana bermain amat dominan dengan menguasai bola sebanyak 71%, melepaskan 16 tembakan dengan tujuh yang on target plus satu kena tiang. Getafe hanya punya tiga upaya dan dua di antaranya mengarah ke gawang.
Getafe mencoba menghentikan permainan Barca lewat permainan yang agresif dan keras. Mereka melakukan 33 tekel dengan 22 yang sukses selain menghasilkan lima kartu kuning.
“Tiga poin, semuanya baik-baik saja. Hal yang terpenting adalah bagaimana kami bermain sebagai sebuah tim, bahwa kami mengontrol bola dengan baik. Itu yang penting buat saya. Saya hanya fokus ke tim saya. Saat ada situasi di lapangan, saya ingin melindungi tim saya, tapi yang terpenting adalah saya fokus ke tim sendiri. Saya tak peduli dengan lawan,” kata Flick dikutip Mundo Deportivo.
Flick juga menggarisbawahi kesulitan menghadapi Getafe, tim yang dikenal dengan struktur pertahanannya. “Kami mengendalikan permainan, bermain sesuai keinginan kami,” tuturnya.
Ia juga memuji fleksibilitas Eric García, yang menyelesaikan pertandingan sebagai bek kiri untuk membantu mengelola menit bermain di seluruh skuad.
Di laga itu, Flick membangkucadangkan Marcus Rashford. Padahal, pemain pinjaman dari Manchester United itu tampil bagus di Liga Champions tengah pekan lalu saat bikin dua gol ke gawang Newcastle United.
Menurut Athletic, keputusan Flick itu sebagai bentuk sanksi. Rashford dicadangkan karena telat datang ke latihan sebelum laga. Sanksi itu membuat Rashford baru dimainkan di awal babak kedua melawan Getafe. Penyerang berusia 27 tahun itu langsung menebus kesalahannya dengan bikin assist untuk Barcelona.***
