Inggris Terlalu Tangguh Bagi Serbia

Sukacita pemain Inggris saat mengalahkan Serbia.

BELGRADE – Inggris  mengalahkan Serbia dengan skor telak 5-0 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup K zona UEFA, yang berlangsung di Stadion Rajko Mitic, Rabu (10/9) dinihari WIB.

Inggris membuka keunggulan di menit ke-33. Harry Kane menuntaskan umpan sepak pojok dari Declan Rice dengan tandukan ke sudut kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Serbia, Đorđe Petrović.

Dua menit berselang, Inggris menggandakan skor. Noni Madueke yang menerima umpan terobosan Morgan Rogers lalu menggiring bola masuk kotak penalti Serbia dan menuntaskan aksinya dengan tembakan ke sudut kanan gawang yang mengecoh Petrović.

Di babak kedua, Inggris memperbesar keunggulan di menit ke-52. Tembakan Anthony Gordon dari luar kotak penalti masih bisa ditepis Petrović, namun bola liar menyentuh Marc Guehi lalu mengarah ke Ezri Konsa yang dengan mudah menjebol gawang Serbia.

Tuan rumah harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-72 usai Nikola Milenkovic menerima kartu merah langsung karena melanggar keras Kane. Kalah jumlah, Serbia akhirnya kebobolan lagi di menit ke-75.

Guehi menuntaskan tendangan bebas Rice dengan satu tembakan voli mendatar yang melewati celah kaki Petrović. Marcus Rashford lalu menutup laga dengan gol kelima di menit ke-90 lewat tembakan penalti. Sebelumnya Ollie Watkins dilanggar Strahinja Erakovic di kotak terlarang.

Inggris tampil dominan. Dengan hampir 70 persen penguasaan bola, mereka berhasil melepaskan 24 tembakan, 12 tepat sasaran. Sedangkan tuan rumah hanya memiliki tiga percobaan tanpa ada yang mengarah ke gawang.

Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel mengatakan penampilan gemilang Tiga Singa melawan Serbia harus menjadi standar permainan mereka. Sebelumnya Tuchel menghadapi kritik atas penampilan kurang impresif Inggris selama kualifikasi ajang ini, meskipun telah memenangkan kelima pertandingan grup.

“Kami menjalani pekan yang luar biasa dari awal hingga akhir. Kami baru saja membuktikan apa yang saya lihat setiap hari di latihan tim dan ini membuat saya sangat bahagia. Ini adalah kemenangan yang menentukan menghadapi lawan yang sulit di lingkungan yang sulit. Ini adalah tolak ukurnya,” kata Tuchel.

Salah satu bintang lapangan adalah Madueke yang mencetak gol perdananya untuk tim senior Inggris. Sang winger tampil penuh percaya diri dan memberi warna tersendiri dalam serangan The Three Lions.

Tuchel memberikan pujian tinggi untuk Madueke. “Dia punya kecepatan dan kemampuan menang dalam duel satu lawan satu,”  tutur Tuchel.

Namun pelatih asal Jerman itu menekankan bahwa Madueke harus lebih sering terlibat dalam gol. “Saya senang dia mencetak gol dan terlibat dalam serangan, karena inilah yang perlu ia tambahkan, efisiensi, keterlibatan dalam assist, penyelesaian, dan gol,” lanjutnya.

Kane  pun sangat gembira dengan kemenangan ini. “Saya banyak bicara kemarin tentang bagaimana kami ingin bermain, tampil agresif dan menyerang, dan saya pikir kami menunjukkan level kami di laga ini. Bahkan di laga lain, kami bermain bagus, tetapi kami tidak mencapai performa terbaik. Kami mencetak lima gol dan membuat tim ini terlihat nyaman. Kami bisa bangga pada diri sendiri. Tim kali ini sangat bagus dan kami berada di posisi yang bagus,” ujar Kane kepada BBC Radio 5 Live.

Menurut Kane, Serbia memang agak kewalahan melawan timnya.  “Mereka (Serbia) kesulitan bermain. Tiap kali mereka melakukan serangan balik, kami segera meredam. Secara keseluruhan, kami puas dengan keseluruhan pekan ini dan kami akan melanjutkannya di jeda berikutnya. Energi dan level permainan kami menjadi lebih tinggi. Kami merasa kami tampil bagus beberapa hari yang lalu (menang 2-0 melawan Andorra). Saya tahu itu bukan penampilan yang diharapkan semua orang, tetapi kami melakukan tugas kami. Serbia adalah tim yang bagus, dan kami membuat mereka tampak medioker malam ini,” tegas Kane.

Sementara pelatih Serbia, Dragan Stojković mengatakan kekalahan memalukan ini mungkin ada hikmahnya. “Anda harus menyemangati para pemain, membangkitkan semangat mereka dan tetap positif. Mungkin lebih baik kekalahan seperti ini terjadi, untuk membangun semangat kami. Lebih baik seperti ini daripada kalah lima kali dengan skor 1-0,” ujar  Stojković di situs UEFA.

Stojković pun berharap timnya bisa segera bangkit. “Kami harus melupakan pertandingan ini sesegera mungkin. Kami menyadari betapa kuatnya Inggris, tetapi kami harus tetap fokus pada tujuan utama kami, lolos ke Piala Dunia,” tandasnya.

Dengan  hasil ini, Inggris kokoh di puncak klasemen Grup K dengan 15 poin dari lima laga. Sedangkan Serbia di posisi ketiga dengan tujuh poin dari empat laga, di belakang Albania yang memiliki delapan poin usai mengalahkan Latvia 1-0.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *