Penembakan di Gereja Katolik Minneapolis AS, 2 Orang Tewas 17 Luka

WASHINGTON (LB)– Penembakan massal kembali mengguncang Amerika Serikat (AS). Sedikitnya dua orang tewas dan 17 lainnya luka dalam penembakan di Gereja Katolik Annunciation, Minneapolis, Negara Bagian Minnesota, Rabu (27/8). 

Dua dari korban luka dalam kondisi kritis.

Gereja sedang dipenuhi oleh siswa sekolah Katolik yang mengikuti misa saat penembakan berlangsung.

Kepala Departemen Kepolisian Minneapolis Brian O’Hara mengatakan, pelaku tewas dengan bunuh diri setelah beraksi. Sejauh ini polisi meyakini pelaku penembakan yang diidentifikasi sebagai pria berusia 20 tahunan beraksi seorang diri.

Menurut O’Hara, pelaku juga tidak memiliki catatan kriminal yang menonjol sebelumnya. Kepolisian masih menyelidiki motif dari serangan brutal tersebut dengan mengumpulkan sebanyak-banyaknya keterangan saksi.

“Kami yakin pelakunya adalah satu orang, seorang pelaku tunggal,” kata O’Hara, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (28/8).

Dia menambahkan serangan itu merupakan tindakan kekerasan yang disengaja terhadap anak-anak serta jemaat lainnya.

“Kekejaman dan sikap pengecut yang nyata dalam menembaki gereja yang penuh dengan anak-anak benar-benar tidak bisa dimengerti,” tuturnya.

Presiden Donald Trump telah berbicara dengan Gubernur Minnesota Tim Walz setelah insiden tersebut.

Trump juga mengunggah pesan di akun media sosial Truth Social bahwa dia telah mendapat pengarahan mengenai penembakan tersebut.

Gedung Putih, kata Trump, terus memantau situasi dengan saksama.

Sementara itu, Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS) Kristi Noem  mengungkapkan, pelaku penembakan gereja Katolik di Menneapolis, Minnesota, benama Robin Westman dan pria transgender. 

Westman sempat menyerukan atau mengacam akan membunuh Presiden Donald Trump. Pernyataan itu disampaikannya dalam tulisan di magasin senapan yang digunakan dalam penembakan. 

Selain itu Westman juga menulis di magasinnya, “Untuk Anak-Anak” yang mengindikasikan serangannya tersebut sengaja mengincar anak-anak sekolah. Kalimat yang juga dia tulis di menulis adalan “Di Mana Tuhan Kalian?” tom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *