Lautaro Martinez, Pemain Inter Milan.
MILAN – Inter Milan terus menjaga asa meraih gelar Serie A 2025/2026. Wakil Presiden Inter Javier Zanetti menyebut delapan laga tersisa ibarat ‘final’ yang harus dimenangkan.
Zanetti menyampaikan hal itu saat berbicara kepada Sportitalia di sela acara Operazione Nostalgia yang digelar di Rome. Menurutnya, persaingan menuju scudetto musim ini berlangsung ketat.
Beberapa tim ikut memburu gelar, tapi Inter tetap percaya dengan kemampuannya sendiri. “Ada persaingan dengan tim lain yang juga ingin menjuarai liga, tapi kami percaya pada diri sendiri,” ujar Zanetti seperti dikutip Goal.
Zanetti pun memberikan apresiasi atas kinerja pelatih Cristian Chivu musim ini. Ia menilai tim sudah bekerja sangat baik sepanjang kompetisi. “Kami telah melakukan pekerjaan yang luar biasa bersama Cristian Chivu musim ini,” tuturnya.
Dengan musim yang segera memasuki fase akhir, Inter kini menyisakan delapan pertandingan. Zanetti menegaskan bahwa seluruh laga tersebut akan diperlakukan seperti final. “Sekarang masih ada delapan final tersisa dan kami berharap bisa melangkah sejauh mungkin dengan cara terbaik,” kata Zanetti
Lautaro Martinez dan kolega saat ini masih duduk di puncak klasemen Liga Italia. Posisi itu bahkan sudah ditempati sejak giornata ke-15.
Namun, Nerazzurri belakangan sedang dalam tren negatif. Tidak ada kemenangan yang diraih dalam tiga pertandingan Serie A pada bulan Maret, dengan rincian 2 kali seri dan 1 kali kalah.
Sejauh ini Inter memiliki keunggulan 6 poin dari AC Milan, pengejar terdekatnya di papan klasemen.
Inter Milan menjadi tim paling subur di Serie A sejak memasuki tahun 2026. Namun, kejutan justru datang dari Como 1907 yang menempel ketat di posisi kedua.
Berdasarkan tabel performa sejak awal 2026, Inter memimpin dengan raihan 33 poin dari 14 pertandingan. Nerazzurri mencatatkan 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya sekali kalah.
Como mengikuti di belakang dengan 30 poin dari jumlah laga yang sama. Klub yang dimiliki pengusaha Indonesia ini tampil impresif lewat sembilan kemenangan, tiga imbang dan hanya dua kali kalah.***
