1.500 Perempuan Gunungkidul Akan Pecahkan Rekor Muri Senam Kreasi Penthol Tembem di Tengah Jalan

Jembatan Kedung kandang, Patuk, menjadi lokasi pemecahan rekor senam kreasi penthol tembem 10 Juli 2026.

YOGYAKARTA (LB)- Ribuan perempuan di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memecahkan rekor senam kreasi penthol tembem. Kegiatan akan dilaksanakan di jalan Nglanggeran sepanjang 1 kilometer.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul, Hary Sukmono, mengatakan, pemerintah kabupaten Gunungkidul bersama ibu-ibu akan memecahkan rekor Muri senam kreasi penthol tembem pada 10 Juli 2026.

“Hari ini kita melaksanakan gladi kotor persiapan pemecahan rekor Muri senam kreasi penthol tembem, yang kita targetkan 1500 perempuan,” kata Hary ditemui di Wonosari, Kamis (2/7).

Ribuan perempuan ini berasal dari berbagai organisasi mulai dari Perwosi hingga Polwan. Pelaksanaan akan dilakukan sepanjang jalan baru Sleman- Gunungkidul, tepatnya di parkir Nglanggeran hingga jembatan Kedung kandang.

“Sekitar 900 meter hingga 1 kilometer dari taman parkir Nglanggeran hingga Jembatan Kedungkandang,” ucap dia.

Makna dari Senam Kreasi Penthol tembem terkait dengan dunia yang ada hitam putih. Senam hasil karya Mariyana warga Wonosari ini sudah memiliki HAKI (Hak atas kekayaan intelektual).

Sementara topeng yang digunakan penthol tembem merupakan topeng kreasi dari warga Bobung, Patuk, yang selama ini dikenal dengan wilayah penghasil topeng kayu.

“Untuk topengnya sudah dipatenkan atas nama pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Oleh pembuatnya sudah diserahkan ke Pemkab,” kata Hary. Tujuan dari pemecahan rekor ini memperkenalkan tentang budaya melalui olahraga senam. “Upaya kita memaknai Geopark Gunungsewu melalui upaya berbagai sektor keolahragaan dipadukan unsur budaya,” kata Hary. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *