Cristiano Ronaldo dan Luka Modric bakal menjadi sorotan dalam laga Portugal melawan Kroasia.
TORONTO – LagaPortugal melawan Kroasia menjadi salah satu duel menarik pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga kedua tim berlangsung di Stadion Toronto, Kanada, Jumat (3/7) pukul 06.00 WIB.
Laga ini menghadirkan pertemuan dua tim sarat pengalaman di turnamen besar, tetapi tidak cukup maksimal di fase grup Piala Duniakali ini. Portugal lolos sebagai runner-up Grup K, sementara Kroasia melaju juga sebagai runner-up Grup L.
Kedua tim punya rivalitas cukup sengit. Lima pertemuan terakhir di berbagai ajang resmi, Portugal mendominasi dengan 3 kemenangan, sementara Kroasia baru sekali menumbangkan Selecao das Quinas, dan satu laga sisa berakhir imbang.
Kendati demikian, performa Kroasia yang kerap dijuluki ‘Raja Fase Gugur’ tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama setelah mereka mencapai babak final Piala Dunia 2018 dan semifinal edisi 2022.
Sorotan utama dalam laga ini dipastikan tertuju pada dua kapten yang sudah masuk usia tak muda lagi. Pertandingan bakal jadi ujian fisik bagi Cristiano Ronaldo (41) dan Luka Modric (40) karena keduanya selalu masuk starting line-up sepanjang fase grup.
Portugal di bawah asuhan asuhan Roberto Martinez mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 kontra RD Kongo, lalu melibas Uzbekistan 5-0, sebelum bermain imbang tanpa gol kontra Kolombia di laga terakhir grup. Selecao jadi runner-up grup di bawah Kolombia.
Kekuatan utama Portugal terletak pada kedalaman skuad dan kualitas lini serang. Ronaldo tetap menjadi ancaman utama, didukung Rafael Leao, Bruno Fernandes, Joao Neves dan Vitinha. Martinez juga memiliki banyak opsi dari bangku cadangan untuk menjaga intensitas permainan sepanjang laga.
Di sisi lain, Kroasia kembali menunjukkan mental kuat di turnamen besar. Setelah kalah 2-4 dari Inggris pada laga pembuka, pasukan Zlatko Dalic bangkit dengan mengalahkan Panama 1-0 dan Ghana 2-1. Gol kemenangan Nikola Vlasic atas Ghana lahir dari assist Modric, yang mencatat rekor sebagai penyumbang assist tertua di Piala Dunia pada usia 40 tahun 291 hari.
Kroasia tetap berbahaya berkat pengalaman pemain-pemain senior seperti Modric, Mateo Kovacic dan Ivan Perisic. Selain itu, Martin Baturina tampil menonjol sebagai motor lini tengah dengan kemampuannya memenangkan duel dan memutus aliran bola lawan.
Portugal diprediksi mengandalkan penguasaan bola dan pressing tinggi untuk menekan lawan sejak awal. Sementara itu, Kroasia kemungkinan bermain lebih sabar, mengontrol tempo melalui Modric dan memanfaatkan transisi cepat ketika Portugal kehilangan bola.
“Kami fokus memulihkan diri dan mempersiapkan pertandingan. Tim siap untuk tetap berada di jalur sesuai tujuan kami, yaitu memenangkan setiap pertandingan. Laga melawan Kroasia tentu tidak mudah, tetapi kami sudah siap,” kata Martinez, dikutip dari Marca.
Kroasia kemungkinan mengandalkan pengalaman Modric dan Kovacic untuk mengontrol lini tengah. Perisic serta Nikola Vlasic jadi sumber serangan dari sektor sayap untuk mendukung Andrej Kramaric di lini depan. “Laga nanti bakal berjalan alot. Kami tentu harus fokus sepanjang laga. Portugal sangat kuat karena punya pemain-pemain yang bagus,” kata Dalic.***
