Pemain Newcastle United saat mengalahkan Chelsea.
LONDON – Newcastle United akhirnya bisa menang di kandang Chelsea. Berlaga di Stamford Bridge, Minggu (15/3) dini hari WIB, The Magpies menang 1-0 lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-18.
Newcastle dibayangi catatan buruk di markas Chelsea karena mereka kalah 11 kali dari 12 lawatan terakhir ke sana. Kemenangan terakhir didapat pada Mei 2012 dengan skor 2-0.
Manajer Newcastle Eddie Howe menilai timnya tampil bagus. “Saya rasa kunci kemenangannya adalah mentalitas kami. Kami sangat bagus tanpa bola. Kami beberapa kali beruntung di babak kedua, tapi melihat bagaimana kami sering apes musim ini, maka saya rasa kami pantas mendapatkannya,” ujar Howe di BBC Sport.
Howe mengaku senang timnya mampu memutus catatan negatif di Stamford. “Seperti yang saya katakan pada Jumat, saya sebenarnya tidak menyadari bahwa rekor kami di sini seburuk itu. Jadi menyenangkan bisa mengakhirinya dan mendapatkan kemenangan dalam banyak aspek di laga ini,” ujar Howe.
Ia menilai kemenangan tersebut sangat penting mengingat Newcastle akan menghadapi dua pertandingan besar dalam waktu dekat. “Ini kemenangan yang sangat penting dengan apa yang akan kami hadapi pekan ini,” kata Howe.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior mengaku sangat kecewa karena ia menilai timnya tampil kurang klinis meski mereka memiliki banyak peluang untuk bisa mencetak gol.
“Hasilnya bukan yang kami inginkan. Kami hanya kurang ketajaman pada laga hari ini. Saat ini, para pemain tidak mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan. Kami harus menemukan cara untuk memiliki kualitas lebih di sepertiga akhir lapangan. Dalam 15 menit pertama, kami menemukan Cole (Palmer) dan Joao (Pedro) di posisi yang sangat bagus. Gol itu mematahkan semangat kami. Sepak bola adalah tentang momentum dan gol itu memberi mereka momentum. Kami mencoba mencari solusi taktis daripada solusi personel, dan kami tidak berhasil melakukannya di laga ini,” ujar Rosenior kepada BBC Match of the Day.***
