Meksiko Bakal Lakoni Laga Sulit Melawan Korsel

Julian Quinones, Pemain Timnas Meksiko.

ZAPOPAN – Meksiko bakal melakoni laga sulit melawan jagoan Asia, Korea Selatan (Korsel). Laga lanjutan Grup A itu  berlangsung di Estadio Guadalajara, Zapopan, Meksiko, Jumat (19/6) pukul 08.00 WIB.

Baik Meksiko maupun Korsel sama-sama mengawali turnamen dengan  tiga poin di matchday pertama. El Tri membungkam Afrika Selatan 2-0, sementara Taegeuk Warriors tampil dengan mental baja setelah sempat tertinggal lebih dulu 0-1 dari Ceko sebelum membalik papan skor jadi 2-1.

Sorotan tajam tentu tertuju pada skuad asuhan Javier Aguirre, sebab mereka kembali diuntungkan dengan status sebagai tuan rumah. Dukungan suporter di Guadalajara tentulah sangat menguntungkan karena bisa saja mengintimidasi skuad Korsel, berkaca dari nasib apes Afrika Selatan yang sempat diganjar dua kartu merah akibat tekanan mental dari suporter El Tri.

Meksiko diprediksi tetap main dengan determinasi tinggi, apalagi dua mesin gol mereka, Julian Quinones dan Raul Jimenez, sedang dalam kondisi on-fire selepas mencetak gol di laga perdana. Hanya, kali ini Meksiko harus kehilangan bek tangguh Cesar Montes yang terkena larangan bermain.

Aguirre mengingatkan skuadnya bahwa Korsel adalah tim yang sangat ulet. “Kami akan melawan tim yang sangat ulet, pantang menyerah, punya fisik yang bagus. Penting bagi kami untuk fokus  sepanjang laga. Pergerakan pemain Korsel wajib diwaspadai,” kata  Aguirre dikutip dari laman asosiasi sepakbola Meksiko, FMF.

Meksiko diprediksi tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan memberi kebebasan kepada Julian Quinones, Roberto Alvarado dan Brian Gutierrez sebagai penopang Raul Jimenez di lini depan. Sementara itu, karena Cesar Montes dipastikan absen akibat sanksi kartu merah, Edson Alvarez kemungkinan ditarik lebih ke belakang  guna memperkuat pertahanan bersama Johan Vasquez.

Sementara itu, Korea Selatan datang dengan motivasi berlipat ganda untuk meredam ambisi publik tuan rumah. Sorotan media sering kali tertuju pada nama-nama besar seperti Son Heung-min, Lee Kang-in, atau Kim Min-jae, tapi di penampilan pertama justru nama Hwang In-beom yang mencuri panggung utama.

Gelandang milik Feyenoord berusia 29 tahun tersebut jadi pahlawan kemenangan atas Ceko lewat sumbangan satu gol dan satu assist berkelas. Kreativitas dan determinasi Hwang In-beom di lini tengah akan kembali diuji dalam duel fisik intensitas tinggi kontra Meksiko.

Pelatih Korea Selatan Hong Myungbo mengatakan timnya sudah menyiapkan diri sebaik mungkin menghadapi laga nanti.  “Sekarang, melawan Meksiko jadi pertandingan penting lainnya. Kami akan menghabiskan waktu untuk bersiap dengan baik. Meksiko sangat kuat tentunya, maka kami tidak boleh lengah,” ujar Hong Myungbo di laman FIFA.

Korsel diprediksi memakai skema 3-4-2-1 untuk menjaga keseimbangan saat bertahan dan melancarkan serangan balik cepat. Hwang In-beom bersama Paik Seung-ho bisa jadi motor di lini tengah, sedangkan Son Heung-min diplot sebagai ujung tombak utama, dibantu Lee Kang-in dan Lee Jae-sung.

Korea Selatan terakhir kali menang atas Meksiko pada 2006. Setelah itu, Meksiko selalu menang saat meladeni Korsel, kecuali pada pertemuan terbaru kedua kubu yang berakhir imbang 2-2 pada September 2025.

Laga lain di grup ini, Ceko melawan Afrika Selatan yang berlangsung di  Stadion Atlanta, Kamis (18/6)  pukul 23.00 WIB. Kedua tim bakal berjuang keras memenangkan laga. Jika sampai kalah, bakal sulit lolos ke babak selanjutnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *