Mohamed Salah, Pemain Liverpool.
LIVERPOOL – Liverpool harus bertemu Crystal Palace di putaran keempat Carabao Cup di Anfield, Kamis (30/10) dini hari WIB. Ini bukan menjadi laga yang mudah untuk pasukan Arne Slot.
Liverpool punya catatan buruk melawan Crystal Palace dalam tiga pertemuan terakhir di semua ajang. Dalam laga Premier League 25 Mei 2025, Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Crystal Palace. The Reds kemudian kalah di Community Shield pada Agustus 2025 lewat adu penalti setelah imbang 2-2 di waktu normal.
Pil pahit kembali ditelan Liverpool saat bertandang ke markas Crystal Palace pada ajang Premier League. Liverpool kalah 2-1 dalam duel yang berlangsung 27 September lalu.
Hal buruk bisa saja kembali menimpa Liverpool pada pertemuan melawan Crystal Palace di Carabao Cup. Hal itu tak lepas dari performa buruk Liverpool dalam enam pertandingan terakhirnya di semua ajang musim ini dengan cuma punya satu kemenangan dan menelan lima kekalahan.
Namun, ajang Carabao Cup ini bisa saja menjadi pelampiasan Liverpool untuk bangkit. Salah satu faktornya karena laga berlangsung di Anfield.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher menilai Mohamed Salah dan kolega sedang dalam krisis usai empat kali kalah beruntun di Liga Inggris. Ruang ganti Si Merah terancam tak kondusif karena hal ini.
Liverpool tengah dalam tren buruk. Mereka hanya sekali menang dalam enam laga terakhir.
Rentetan hasil buruk tersebut bikin Liverpool merosot ke peringkat ketujuh. The Reds meraih 15 poin berjarak tujuh poin dari Arsenal di puncak klasemen. “Kekalahan empat pertandingan berturut-turut untuk Brentford akan menjadi bencana. Melihat sang juara bertahan melakukannya dengan pengeluaran besar di musim panas berarti kita sedang berada dalam masa krisis bagi Liverpool saat ini,” ujar Carragher kepada Sky Sports.***
