JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (2/12) sore, seiring dengan ekspektasi pelaku pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed pada pekan depan.
IHSG ditutup menguat 68,25 poin atau 0,80 persen ke posisi 8.617,04. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,60 poin atau 0,42 persen ke posisi 854,74.
Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor indsutri yang naik sebesar 2,40 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 2,38 persen dan 1,77 persen.
Sedangkan dua sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 1,16 persen, diikuti oleh sektor teknologi yang turun sebesar 0,36 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BOAT, BBRM, SULI, FPNI dan ASPI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni OPMS, ESTI, SMIL, BEEF dan ESIP.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.720.714 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 43,65 miliar lembar saham senilai Rp21,92 triliun. Sebanyak 282 saham naik, 370 saham menurun, dan 159 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei melemah 5,28 poin atau 0,01 persen ke 49.298,00, indeks Shanghai melemah 16,29 atau 0,42 persen ke 3.897,71, indeks Hang Seng menguat 61,79 poin atau 0,24 persen ke posisi 26,095,05 dan indeks Straits Times menguat 10,83 poin atau 0,24 persen ke posisi 4,537,05.***
