JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik pada perdagangan Rabu (6/5) sore, mengikuti penguatan bursa kawasan Asia seiring koreksi harga minyak mentah imbas meredanya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
IHSG ditutup menguat 35,36 poin atau 0,50 persen ke posisi 7.092,47. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,18 poin atau 0,17 persen ke posisi 682,76.
Sepanjang Rabu IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin transportasi & logistik yang naik sebesar 2,02 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 1,67 persen dan 1,28 persen.
Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor keuangan turun paling dalam sebesar 0,90 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 0,65 persen dan 0,31 persen
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DEFI, RICY, PYFA, ABDA dan HALO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni YPAS, BOBA, PIPA, ASLI dan CASA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.479.250 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 37,07 miliar lembar saham senilai Rp17,71 triliun. Sebanyak 341 saham naik, 290 saham menurun, dan 186 tidak bergerak nilainya.
Sedangkan bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 228,20 poin atau 0,38 persen ke 59.513,12, indeks Shanghai menguat 48,01 atau 1,17 persen ke 4.160,17, indeks Hang Seng menguat 315,17 poin atau 1,22 persen ke posisi 26.213,78 dan indeks Straits Times menguat 6,77 poin atau 0,14 persen ke posisi 4.927,38.***
