JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (14/4) sore, mengikuti bursa kawasan Asia, didorong ekspektasi pelaku pasar akan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
IHSG ditutup menguat 175,76 poin atau 2,34 persen ke posisi 7.675,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 17,96 poin atau 2,41 persen ke posisi 764,32
Sepanjang Selasa, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 5,45 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor energi yang masing-masing naik sebesar 4,45 persen dan 3,73 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen non primer yang turun sebesar 1,18 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu RICY, PURI, PPRE, DEFI, dan BAPA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni MSIN, TRUK, DFAM, MMIX dan LUCY.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.108.622 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 53,29 miliar lembar saham senilai Rp24,80 triliun. Sebanyak 548 saham naik, 151 saham menurun, dan 119 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia, antara lain indeks Nikkei menguat 1.377,23 poin atau 2,44 persen ke 57.880,00, indeks Shanghai menguat 38,07 atau 0,95 persen ke 4.026,63, indeks Hang Seng melemah 211,47 poin atau 0,82 persen ke 25.872,32, dan indeks Strait Times menguat 24,59 poin atau 0,49 persen ke 5.008,76.***
