JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup berbalik menguat (rebound) pada perdagangan Rabu (10/9) sore, seiring meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap perombakan (reshuffle) jajaran menteri di Kabinet Merah Putih.
IHSG ditutup menguat 70,40 poin atau 0,92 persen ke posisi 7.699,01. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,20 poin atau 1,58 persen ke posisi 782,13.
Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor properti yang menguat sebesar 1,33 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing-masing sebesar 1,26 persen dan 2,14 persen.
Sedangkan tiga sektor terkoreksi, yaitu sektor teknologi turun paling dalam sebesar 1,05 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor transportasi & logistik yang turun sebesar 0.69 persen dan 0,46 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PIPA, SLIS, UANG, VOKS, dan TCID. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KDTN, DSNG, AMIN, NANO, dan WAPO.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.827.987 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,54 miliar lembar saham senilai Rp15,67 triliun. Sebanyak 408 saham naik, 256 saham menurun, dan 144 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 395,71 poin atau 0,91 persen ke 43.855,00, indeks Hang Seng menguat 262,13 poin atau 1,01 persen ke 26.200,26, indeks Shanghai naik 4,93 poin atau 0,13 persen ke 3.812,22 dan indeks Strait Times menguat 48,89 poin atau 1,14 persen ke 4.346,46.***
