IHSG Ditutup Melemah ke 6.971,03

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (8/4) sore, tertekan oleh ketidakpastian arah konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

IHSG ditutup melemah 18,40 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.971,03. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,10 poin atau 0,86 persen ke posisi 701,66.

Sepanjang Selasa,  IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona merah menjelang penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, toga sektor menguat dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 0,56 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor energi yang naik masing-masing 0,54 persen dan 0,27 persen.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi yaitu sektor industri turun paling dalam minus sebesar 2,51 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer yang turun masing-masing 1,80 persen dan 0,96 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PMJS, KUAS, ESIP, IFSH, dan MEGA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni CHEM, KKGI, NSSS, FWCT, FORE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.767.356 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,16 miliar lembar saham senilai Rp13,48 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 407 saham menurun, dan 158 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 112,82 poin atau 0,21 persen ke 53.526,50, indeks Hang Seng melemah 177,50 poin atau 0,70 persen ke 25.116,53, indeks Shanghai menguat 10,07 poin atau 0,26 persen ke 3.890,16, sedangkan indeks Strait Times melemah 14,39 poin atau 0,29 persen ke 4.958,01.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *