IHSG Ditutup Melemah 48,36 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (25/11) sore, seiring pelaku pasar melakukan aksi profit taking (ambil untung) di pasar saham Indonesia.

IHSG ditutup melemah 48,36 poin atau 0,56 persen ke posisi 8.521,89 Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,19 poin atau 0,72 persen ke posisi 857,16.

Sepanjang Selasa, IHSG dibuka melemah,  bergerak di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang naik sebesar 3,10 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,50 persen dan 0,76 persen.

Sedangkan empat sektor melemah yaitu sektor teknologi turun paling dalam sebesar 0,46 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan sektor barnag baku yang masing-masing turun 0,46 persen dan 0,46 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SWID, SEMA, WEHA, DNAR dan MEDS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SOTS, PURI, SOHO, JSPT dan CSIS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.562.413 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 57,55 miliar lembar saham senilai Rp31,26 triliun. Sebanyak 277 saham naik, 364 saham menurun, dan 170 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 33,62 poin atau 0,07 persen ke 48.659,00, indeks Shanghai menguat 33,26 poin atau 0,87 persen ke 3.870,41, indeks Hang Seng menguat 178,05 poin atau 0,69 persen ke posisi 25,849,98 dan indeks Straits Times melemah 11,00 poin atau 0,24 persen ke posisi 4,485,91.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *