Haaland Memang ‘Kehabisan Bensin’

Erling Haaland, Pemain Norwegia.

MIAMI GARDENS – Erling Haaland disorot karena perannya tidak menonjol saat melawan Inggris. Padahal ia mengaku sudah berupaya maksimal membawa Norwegia ke semifinal Piala Dunia 2026, tapi gagal.

Mencetak tujuh gol dari lima pertandingan harusnya bikin Haaland jadi teror untuk lini belakang Inggris saat bertemu Norwegia di Perempatfinal Piala Dunia, Minggu (12/7) dini hari WIB.

Tapi faktanya Haaland malah melempem  dan kesulitan  menciptakan peluang. Dia  hanya bikin dua attempts sepanjang 112 menit di lapangan, salah satunya mengarah ke gawang.

Bahkan ia dianggap biang keladi dibatalkannya gol kedua Norwegia karena diduga mendorong Elliot Anderson. Mimpi Haaland membawa negaranya melaju jauh sirna.

Haaland harus meratapi performa buruknya di laga sepenting itu. Pelatih Norwegia Stale Solbakken angka bicara soal itu.

Menurutnya Haaland memang sudah ‘habis bensin’ di laga itu dan mengalami cedera, sehingga sulit tampil maksimal. Apalagi dia harus melawan panasnya cuaca Miami yang mencapai 38 derajat celcius.

“Bukan keputusan sulit untuk menariknya. Dia sudah habis. Mungkin saya harus menariknya 10 menit lebih cepat. Dia juga mengalami sakit di kakinya pada babak kedua, ditambah kelelahan pula. Dia sudah berupaya semaksimal mungkin,” ujar Solbakken seperti dikutip ESPN.

Haaland juga gagal menambah koleksi golnya di Piala Dunia kali ini. John Stones, Ezri Konsa dan Marc Guehi benar-benar bikin Haalang tidak berdaya.

Pengawalan ketat ketiganya membuat Haaland kesulitan mencari ruang kosong. Tapi, jangan heran karena ketiganya memang biasa mematikan Haaland setiap bertemu di Premier League.

Menurut catatan TNT Sports, Haaland cuma bikin 11 gol dari 25 pertemuan dengan bek-bek tengah Inggris. Terbanyak dilakukan Haaland saat bertemu Guehi, tujuh gol dari lima laga.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *