Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti.
JAKARTA – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama penempatan sekitar 4.000 tenaga kerja Indonesia di Jerman. Indonesia memiliki potensi besar untuk mengekspor jasa profesi ke pasar global.
“Melalui kemitraan yang kredibel dan berkelanjutan, kita dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di sektor jasa,” ujar Roro Esti dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/2),
Roro Esti sendiri ikut menyaksikan secara daring penandatanganan MoU penempatan 4.000 tenaga kerja RI di Jerman antara Aurelium Global Talent GmbH dan PT Tenriawaru Elite Internasional di Jakarta, Selasa (24/2).
MoU kerja sama ini membuka peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di sejumlah sektor strategis di Jerman, khususnya hospitality, ritel modern, dan layanan kesehatan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekspor jasa profesi Indonesia di pasar global. “Kerja sama ini menunjukkan besarnya potensi ekspor jasa profesi Indonesia di pasar global,” ujar Roro Esti.
Penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut konkret dari misi dagang jasa profesi Indonesia ke Berlin, Jerman, yang sebelumnya dilaksanakan Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.
Misi dagang tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia dengan Jerman dan negara-negara Eropa lainnya dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor strategis.
Ia menegaskan sektor jasa profesi merupakan salah satu penggerak penting dalam diversifikasi ekspor nasional. Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan terus mendorong diplomasi perdagangan dan promosi ekspor jasa guna memperluas akses pasar bagi pelaku usaha jasa Indonesia di tingkat global.
“Ekspor jasa merupakan salah satu sektor strategis yang terus kami dorong pengembangannya. Kemendag akan terus memfasilitasi kemitraan antara pelaku usaha jasa Indonesia dengan mitra internasional untuk memperluas akses pasar serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global,” sebutnya.
Data menunjukkan tren positif kontribusi sektor jasa Indonesia di luar negeri. Pada 2025, Indonesia telah menempatkan 296.948 pekerja migran Indonesia ke berbagai negara di dunia. Khusus di Jerman, tercatat 204 pekerja migran Indonesia telah ditempatkan, dengan 164 di antaranya merupakan tenaga profesional di bidang kesehatan, khususnya registered nurse.***
