Cegah Hoaks dan Provokasi, Pemkot Tangerang Perkuat Literasi

Wali Kota, Sachrudin (kiri) dan Wakil Wali Kota, Maryono (kanan) saat memimpin Rakor terkait pencegahan penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga berbagai bentuk provokasi di media sosial.

TANGERANG (LB)- Pemerintah Kota Tangerang bersama Kepolisian memperkuat literasi masyarakat dan koordinasi lintas sektor untuk mencegah penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, serta provokasi di media sosial.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin di Tangerang, Kamis (11/6), mengatakan penguatan komunikasi publik dan kewaspadaan terhadap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan perlu terus dilakukan.

“Kita harus terus membangun komunikasi publik yang baik serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pendekatan persuasif, edukatif, dan preventif harus terus dikedepankan,” katanya.
Ia menjelaskan upaya tersebut dilakukan melalui pembahasan bersama kepolisian yang menitikberatkan pada pentingnya deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan maupun konflik sosial.

Menurut Sachrudin, koordinasi yang solid antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Komunikasi yang baik, koordinasi yang kuat, serta langkah yang cepat dan tepat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, sinergi seluruh unsur Forkopimda harus terus diperkuat agar setiap tantangan dapat diantisipasi dan ditangani bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Jawa-Bali yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global maupun nasional yang berpotensi berdampak hingga ke daerah.

Pemerintah Kota Tangerang, kata dia, berharap kolaborasi yang selama ini terjalin semakin solid sehingga program pembangunan dapat berjalan lebih efektif serta menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Tangerang Kota, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Raden Muhammad Jauhari mengatakan keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan hanya oleh kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Karena itu kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” katanya.

Jauhari juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai berbagai bentuk kejahatan yang belakangan marak terjadi, mulai dari pencurian kendaraan bermotor, peredaran narkoba, hingga penipuan.

Ia mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan melalui sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta segera menghubungi layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan. “Peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan,” ujar Jauhari. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *