Cole Palmer dihadang pemain Crystal Palace.
LONDON – Chelsea hanya bermain imbang 0-0 melawan Crystal Palace pada pekan perdana Premier League 2025/2026 yang digelar di Stamford Bridge, Minggu (17/8) malam WIB.
Manajer Chelsea Enzo Maresca mengakui performa timnya memang belum maksimal. Hal itu menilik dari catatan statistik, di mana hanya tiga dari total 19 percobaan Chelsea yang mengarah ke gawang. Peluang terbaik didapat tuan rumah pada menit ketiga lewat sundulan Marc Cucurella yang dihalau Ismaila Sarr di garis gawang.
Pada babak kedua, Chelsea lebih banyak memegang kendali permainan. Meski demikian, Cole Palmer dkk. tidak banyak memberikan ancaman kepada Dean Henderson yang mengawal gawang Palace.
“Kami selalu mencoba untuk menang. Sayangnya, kami tidak menang, tapi saya kira secara keseluruhan kami pantas mendapatkannya. Kami menciptakan cukup peluang antara babak pertama dan kedua. Selain tendangan bebas (Eberechi Eze) yang golnya dianulir, saya kira kami tidak terancam oleh peluang. Tapi di saat bersamaan, kami tahu beratnya menghadapi mereka, betapa rapinya mereka, dan inilah alasan mereka mengalahkan Liverpool dan City di dua final terakhir,” ujar Maresca seperti dilansir Sky Sports.
Pemain yang disorot dalam laga itu adalah Cole Palmer yang turun jadi starter di lini serang. Ia bersama Jamie Gittens dan Pedro Neto menopang Joao Pedro di depan.
Menyusul performa mantapnya di Piala Dunia Antarklub 2025, Palmer diandalkan untuk bisa menginspirasi Chelsea. Sayangnya pada laga melawan Crystal Palace, ia termasuk salah satu dari tiga pemain Chelsea yang mendapat rapor kuning Fotmob.
Situs penyedia jasa statistik itu memberikan nilai 6,5 untuk Palmer, cuma lebih baik dari Joao Pedro yang mendapat 5,9. Bermain 90 menit, Palmer melepaskan empat attempts tanpa satu pun mengarah ke gawang.***
