Institut Pariwisata Trisakti Gelar Upacara Bendera Bersama Keluarga, Memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI

Foto bersama usai upacara bendera.

JAKARTA (LB)—Institut Pariwisata Trisakti menggelar Upacara Bendera bersama Keluarga, dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. 

          Upacara bendera dilangsungkan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI, pada Minggu (17/8/2025) di Halaman Gedung Kampus IP Trisakti, Bintaro, Jakarta Selatan. Diikuti oleh Rektor dan jajaran, dosen, karyawan dan mahasiswa.

Prosesi upacara bendera yang berlangsung khidmat.

          Dalam upacara bendera HUT ke-80 Kemerdekaan RI, bertindak sebagai Irup (Inspektur Upacara) Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati, SE, MM.

          Upacara berlangsung khidmat. Prosesi pengibaran bendera Merah Putih berlangsung lancar. Kemudian diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu wajib nasional yang dinyanyikan oleh kelompok paduan suara upacara dengan penuh semangat.

          Menariknya, pada upacara ini sejumlah peserta upacara mengenakan baju adat dari berbagai daerah, dengan aksesoris stiker wajah merah putih, ikat kepala bendera merah putih serta bendera tangan merah putih. Ini mencerminkan semangat nasionalisme dari seluruh keluarga besar IP Trisakti.

Inspektur Upacara Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati.

          Selepas upacara bendera, Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati beserta jajaran menggelar pelepasan empat mahasiswa yang akan tampil dalam ajang kompetisi WorldSkills ASEAN 2025 di Manila, Filipina pada 26, 27, 28 Agustus 2025.

          Keempat mahasiswa tersebut yaitu Pocut Dwi Vannisa dan Fatima Rani Alhusna (Bidang Restaurant Service), Muhammad Aditiah dan Benecia Glory Shevania Valerie (Bidang Hotel Reception).

          Selain pelepasan keempat mahasiswa tersebut, juga diadakan Acara Keluarga Besar Pegawai Institut Pariwisata Trisakti di Aula Kampus, dengan sponsor Artotel Group, Shreaton Grand Gandaria Jakarta, ICMI,
Dwidaya Tour, Pan Pacific Jakarta, Bhudi Jaya Alumunium, dan Pusat Bisnis Kepariwisataan.

          Acara yang juga dihadiri oleh perwakilan keluarga pegawai IP Trisakti ini dimeriahkan dengan penampilan dari para pegawai dari masing-masing bagian, dan pemotongan nasi tumpeng serta ramah tamah.

          Rektor IP Trisakti Fetty Asmaniati, SE, MM, dalam kata sambutannya mengatakan, Indonesia saat ini telah memasuki usianya yang ke-80 tahun, dan IP Trisakti usianya sudah 56 tahun. Menurutnya tidaklah mudah mempertahankan usia yang sampai saat ini.

          Karena itu, kata Rektor Fetty, pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini, IP Trisakti membuat acara yang berbeda dari tahun sebelumnya. Kali ini mereka mengadakan Acara Keluarga Besar Pegawai Institut Pariwisata Trisakti.

          Acara ini diadakan untuk mengingat bahwa keberlanjutan kampus, salah satunya berkat dukungan dari keluarga para pegawai maupun dosen. “Keberlanjutan kampus hingga 56 tahun ini berkat doa dan dukungan dari keluarga kita,” ujar Fetty.

Kompetisi WorldSkills ASEAN 2025

Lebih lanjut Fetty menyampaikan pada momen ini, keluarga besar IP Trisakti juga mengadakan pelepasan empat mahasiswa dan dosen yang akan ikuti berkompetisi dalam WorldSkills ASEAN 2025 di Manila, Filipina.

          Dia pun berharap keempat mahasiswa tersebut dapat meraih prestasi di kompetisi tersebut. “Mohon doanya agar diberikan kelancara dan kesuksesannya,” ucapnya.

Pelepasan mahasiswa dan dosen yang akan ikuti berkompetisi dalam ajang WorldSkills ASEAN 2025 di Manila, Filipina.

          Kepala Departemen Pengelolaan Perhotelan IP Trisakti Robiatul Adawiyah yang menjadi dosen pendamping dalam WorldSkills ASEAN 2025, menjelaskan pada kompetisi tersebut IP Trisakti mewakili dua bidang lomba yaitu Bidang Restaurant Service dan Bidang Hotel Reception.

          Di ajang kompetisi tersebut, keempat mahasiswa IP Trisakti merupakan perwakilan Indonesia. Pada 20 Agustus nanti mereka dilepas oleh Menteri Tenaga Kerja, di Gedung Vokasi, Kementrian Tenaga Kerja RI, Jakarta.

          “Mereka merupakan delegasi yang mewakili Indonesia yang sebelumnya sudah melalui sejumlah seleksi, mulai tingkat provinsi hingga nasional, dan berlatih selama kurang lebih satu tahun untuk mempersiapkan penampilan mereka di kompetisi ini,” ujar Robiatul Adawiyah.

Prosesi potong nasi tumpeng.

          Lebih lanjut Robiatul Adawiyah menjelaskan bahwa ajang kompetisi WorldSkills ASEAN 2025 ini diikuti oleh 11 negara, termasuk Timor Leste. Mereka yang berprestasi di kompetisi ini akan mengikuti kompetisi ditingkat Asia pada November 2025, yang tuan rumahnya adalah Taiwan . Sukses di Asia akan berlanjut ke tingkat dunia yang diadakan di Shanghai, Tiongkok pada 2026. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *