Rafael Leao, Pemain AC Milan.
MILAN – Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mempunyai penilaian positif untuk Rafael Leao. Penyerang asal Portugal itu dinilai lebih bagus.
Leao memang sudah menjadi sandaran lini depan Milan sejak 2019. Sejauh ini, Leao paling banyak mencetak 16 gol semusim untuk Rossoneri pada 2022/2023.
Selama pramusim Milan, Leao sudah mencetak tiga gol untuk Milan. Allegri sadar dengan penampilan bagus Leao itu, tak segan untuk mengucapkan pujian.
“Leao sudah meningkatkan level konsentrasi dan performanya menjadi lebih berdampak. Kami mempunyai peluang untuk menciptakan lebih banyak gol dan seharusnya lebih mempunyai tekad lagi,” kata Allegri seperti dikabarkan Football Italia.
Milan akan menjalani laga pertama musim ini di Coppa Italia pada pekan depan. Bari yang akan menjadi lawan I Diavolo Rosso di San Siro pada 18 Agustus 2025.
Leao sudah dua kali meraih trofi untuk Milan. Liga Italia dimenangi Leao bersama Milan pada 2021/2022, Piala Super Italia dimenangi pada 2024/2025.
AC Milan sempat mengalahkan Liverpool 4-2 di laga uji coba di Kai Tak Sports Park, Sabtu (26/7) lalu. Leao membuat satu gol dan assist.
Ia membuat Rossoneri memimpin 1-0 di menit ke-10 dan disamakan menjadi 1-1 oleh Dominik Szoboszlai pada menit ke-26.
AC Milan makin oke di babak kedua dengan Ruben Loftus-Cheek mengemas brace dan Noah Okafor memberikan satu gol. Liverpool cuma menambah satu lewat Cody Gakpo.
Leao pada laga ini tampil sebagai penyerang tengah, hampir mirip seperti saat kalah melawan Arsenal. Leao biasanya bermain sebagai winger dan Massimiliano Allegri kali ini berhasil dalam eksperimennya.
“Leao bermain sangat baik sebagai penyerang tengah, sama seperti seluruh tim bekerja dengan baik musim panas ini. Ia adalah pemain hebat, dia punya kualitas luar biasa, dan terus berkembang. Saya pikir dia berada di usia yang tepat untuk berkembang dan menjalani musim yang penting,” ujarnya.
Allegri merasa Milan sudah mulai solid saat bertahan. Leao dan kolega dinilai mampu bertahan dengan tidak cuma mengandalkan pemain belakang.
“Hal terbaik dan terpenting yang saya senangi adalah tim menunjukkan sikap positif dalam 20 hari pertama kerja. Mereka benar-benar meningkatkan level kemampuan untuk bertahan, dan ini berarti ketika kami menguasai bola, kami berusaha memainkannya, tetapi ketika tidak, semua orang bertahan bersama sebagai tim dengan sangat baik,” ujarnya.
Dalam empat musim terakhir, Leao selalu mencetak dua digit gol untuk Milan. Dia diharapkan mampu mengulang rentetan dua digit gol untuk Milan pada musim baru nanti.
Jika Leao mendapatkan penilaian bagus dari sang pelatih, Santiago Gimenez menegaskan saat ini memiliki rasa lapar yang sangat besar. Hal ini yang bisa membuatnya di AC Milan berbeda dari musim lalu.
Milan mendatangkan Striker berusia 24 tahun pada Januari lalu dari Feyenoord. Ia sempat memulai langkah yang oke bersama Rossoneri. Namun, situasi mulai berubah siring waktu dan hanya mampu mencetak enam gol dari 19 laga.
“Saya adalah Santiago yang sama, tetapi dengan rasa lapar yang lebih besar, tekad yang lebih besar, dan yang terpenting, gairah yang lebih besar. Sulit untuk pindah di bursa transfer Januari, karena Anda berada di tim yang benar-benar baru. Tapi sekarang semuanya dimulai dari awal,” kata Gimenez kepada Sky Sport Italia.***
