MIAMI – Duel sengit bakal tersaji pada laga perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 ketika raksasa Spanyol, Real Madrid ditantang wakil Jerman, Borussia Dortmund, di MetLife Stadium, New York, Minggu (6/7) pukul 03:00 WIB.
Real Madrid melaju mulus ke babak delapan besar usai menjuarai grup dengan raihan 7 poin dari tiga laga, hasil dari kemenangan atas Pachuca dan Salzburg, serta hasil imbang melawan Al-Hilal. Pada babak 16 besar, Los Blancos asuhan Xabi Alonso meraih kemenangan 1-0 atas Juventus lewat gol Gonzalo Garcia.
Sementara itu, Borussia Dortmund menempuh jalur serupa. Skuad asuhan Niko Kovac juga keluar sebagai pemuncak grup dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang, sebelum mengalahkan Monterrey 2-1 di babak 16 besar. Dua gol cepat Serhou Guirassy menjadi penentu kemenangan meski penampilan mereka belum sepenuhnya meyakinkan.
Kabar terbaru dari skuad Madrid, Kylian Mbappe kemungkinan besar akan kembali mengisi starting XI usai tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Juventus. Kehadirannya bisa menggantikan Gonzalo Garcia, yang tampil impresif dengan tiga gol dan satu assist dalam empat laga turnamen ini.
Di kubu Dortmund, Jobe Bellingham dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning, termasuk satu yang didapat saat menghadapi Ulsan HD di fase grup.
Dengan demikian, maka Jude Bellingham yang memperkuat Real Madrid, tidak bisa berhadapan dengan adiknya tersebut dalam laga kali ini. Posisi ujung tombak Dortmund kemungkinan tetap diisi oleh Serhou Guirassy, yang tampil tajam dengan torehan 12 gol dari 10 laga terakhir, termasuk dua gol kontra Monterrey.
Khusus bagi Real Madrid, kini bermain lebih cair dan agresif di bawah kepemimpinan Alonso. Sang pelatih memang ingin Los Blancos terus melakukan pressing.
Piala Dunia Antarklub 2025 jadi ajang pertama Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid. Alonso mampu membawa Madrid melaju ke perempatfinal pada ajang ini.
Gaya main yang dikembangkan Alonso awalnya tak berjalan dengan baik di Madrid. Namun perlahan, para penggawa Madrid mulai beradaptasi dengan gaya main Alonso. Taktik Alonso jauh berbeda dengan yang dikembangkan pelatih sebelumnya Carlo Ancelotti.
Mantan pemain Real Madrid, Guti Hernandez menyukai gaya main yang diusung oleh Alonso. Guti dan Alonso sama-sama pernah bermain sebagai gelandang di Madrid
Hal tersebut diungkapkan Guti saat berbincang-bincang dengan Alonso di pinggir lapangan dengan Alonso usai melawan Juventus. Ia menyoroti dua gelandang Madrid Arda Guler dan Aurelien Tchouameni yang sangat cair dalam sistem Alonso. “Tim ini memiliki banyak mobilitas. Dengan Arda Güler dan Tchouaméni yang berganti posisi,” ujar Guti dikutip dalam acara DAZN.
Alonso kemudian merespon bahwa sistemnya ini harus ditunjang dengan dua bek sayap yang agresif. Alonso ingin Madrid terus melakukan pressing hingga lawan tak punya kesempatan untuk menguasai bola.
“Begitu kami maju, mereka harus berada di posisi lebih tinggi untuk menjadi lebih agresif. Kami harus berani, kami harus mencoba mencekik mereka sehingga mereka tidak bisa keluar. Kita tidak bola tekut,” jelas Alonso.
Terkait laga nanti, Alonso meminta Gonzalo Garcia terus mempertahankan ketajaman dan performa bagus. “Saya sangat bahagia untuknya dan untuk tim. Kami mendesaknya untuk terus seperti ini. Dia tampil sangat baik, dengan sumbangan banyak gol dan segala kontribusinya. Dia memanfaatkan menit bermain yang dia dapatkan sebaik-baiknya. Saya berharap dia tampil bagus di laga melawan Dortmund,” ujarnya,
Di pihak Dortmund, Niko Kovac mengatakan pertandingan melawan Real Madrid hanyalah bonus bagi timnya. “Kami gembira. Kami lolos babak penyisihan grup. Ini sekarang menjadi puncak. Ini bonus bagi kami, dan sekarang bermain melawan tim dan klub terbesar di dunia adalah tantangan yang bagus,” kata Kovac kepada DAZN.
Borussia Dortmund dihadapkan pada rekor buruk melawan raksasa Spanyol itu. Dortmund gagal mengalahkan Real Madrid di enam pertemuan terakhir mereka, yang terjadi di Liga Champions dengan rekor empat kekalahan dan dua hasil imbang.***
