Pemain Barcelona saat mengalahkan Real Madrid.
BARCELONA – Barcelona menegaskan dominasi atas Real Madrid musim 2024-2025 setelah meraih kemenangan dengan skor 4-3 pada pekan ke-35 Liga Spanyol LaLiga, di Stadion Olimpiade Lluis Companys, Minggu (10/5) malam WIB.
Ini merupakan kemenangan keempat beruntun Barcelona atas Real Madrid musim ini, setelah tiga pertemuan sebelumnya mereka dapat menaklukkan El Real pada ajang Liga Spanyol (pertemuan pertama), Piala Raja dan Piala Super Spanyol.
Terbaru, kemenangan atas Madrid membuat Barcelona kokoh di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2024-2025 dengan koleksi 82 poin dari 35 pertandingan. Barcelona pun hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk mengunci gelar juara Liga Spanyol musim ini.
Sementara Real Madrid belum beranjak dari posisi kedua klasemen setelah mengantingi 75 poin dari 35 laga. Peluang Madrid untuk meraih gelar Liga Spanyol 2024-2025 pun hampir sirna.
Dalam laga itu, Madrid mengambil inisiatif menyerang dari awal. Hasilnya, tim ibu kota Spanyol itu pun unggul terlebih dahulu berkat gol penalti Kylian Mbappe pada menit kelima. Pada menit ke-14, Mbappe menggandakan keunggulan Madrid.
Tertinggal dua gol, Barcelona meningkatkan intensitas serangan yang membuahkan gol pada menit ke-19 yang dipersembahkan Eric Garcia.. Barcelona akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-32 melalui gol Lamine Yamal.
Barcelona lantas sukses memimpin jalannya laga dengan keunggulan 3-2 lewat gol Raphinha. Lalu Raphinha kembali mencetak gol membuat kedudukan menjadi 4-2..
Di babak kedua, Barcelona terus bermain menyerang. Akan tetapi, Madrid yang mampu mencuri gol, lagi-lagi dari Kylian Mbappe. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-3 bertahan untuk kemenangan Barcelona.
Barcelona kini selangkah lagi menuju gelar juara LaLiga 2024/2025. Namun pelatih Los Cules Hansi Flick enggan pemainnya jemawa duluan. Sebab ada banyak hal bisa terjadi dalam tiga laga ke depan, yang dapat menggagalkan misi juara Barcelona.
“Saya rasa kami belum jadi juara dan saya yakin para pemain juga berpikir seperti itu. Menyenangkan bisa meraih dobel gelar LaLiga dan Cope del Rey, karena kami cuma butuh satu kemenangan. Tapi ini sepakbola. Memang kami dalam posisi bagus tapi Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Kami masih punya tiga laga ke depan dan semua lawan ingin mengalahkan kami, jadi kami harus tetap fokus,” ujar Flick di Reuters.
Dengan menyisakan tiga laga tersisa, Barcelona tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar juaranya. Los Cules di ambang merebut trofi yang musim lalu dimenangkan sang rival.
Selanjutnya, Barcelona akan melawan Espanyol. Andai menang dalam derby itu, maka Yamal dkk akan mengemas 85 poin, dan takkan terkejar Madrid, apa pun hasil yang diraih Los Blancos di pekan ke-36. Laga melawan Espanyol akan digelar pada Jumat (16/5).
Namun mereka juga bisa memastikan diri menjadi juara sehari lebih cepat jika Madrid seri atau kalah dari Real Mallorca pada Kamis (15/5) pukul 02.00 WIB. Dua hasil itu wajib dihindari El Real demi memperpanjang asa.
Jika kalah, selisih tujuh poin takkan bisa dikejar Madrid di dua laga sisa. Sedangkan jika seri, Madrid masih berpeluang menyamai poin Barcelona di klasemen akhir, namun dalam kondisi tersebut Madrid dipastikan kalah head-to-head karena Barca berhasil mengalahkan Madrid dua kali di liga musim ini.
Sehingga jika koleksi poin Madrid dan Barca sama pada akhir musim, maka bisa dipastikan Barca-lah yang akan keluar sebagai juara.
Jika juara LaLiga 2024/2025, Barcelona akan meraih gelar ketiganya tahun ini. Sebelumnya mereka sudah merebut gelar Piala Super Spanyol dan Copa del Rey di 2025, dengan dua-duanya juga mengalahkan Real Madrid.
Sementara itu, atas kekalahan timnya, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengatakan dalam pertandingan level atas melawan Barcelona, para pemain harus bertahan dengan baik dan menyerang dengan baik.
“Kami menyerang dengan baik, tetapi dalam 30 menit itu kami melakukan beberapa kesalahan yang cukup kentara. Itu merugikan kami. Kami harus bertahan lebih baik. Kami bertahan dengan buruk, itu saja. Kami memberi mereka beberapa peluang dan mereka menghukum kami,” ucap Ancelotti dikutip dari ESPN.***
