Arsenal Lanjutkan Tren Buruk, Posisi pun Terancam

Laga Arsenal kontra Bournemouth di Liga Inggris.

LONDON – Arsenal meraih hasil mengecewakan saat dikalahkan Bournemouth 1-2 pada pekan ke-35 Premier League, yang berlangsung di Emirates Stadium, Sabtu (3/5) malam WIB.

Tim tuan rumah unggul 1-0 di paruh pertama lewat gol Declan Rice. Namun Bournemouth mencetak dua gol selepas turun minum lewat gol Dean Huijsen dan Evanilson.

Kekalahan ini membuat Arsenal tetap berada di urutan kedua klasemen Liga Inggris dengan 67 poin. Bournemouth naik ke peringkat delapan dengan 53 poin.

Kekalahan  ini datang saat Arsenal bakal menatap laga penting. Meriam London selanjutnya akan bertandang ke Prancis untuk melawan Paris Saint-Germain di leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (8/5) dinihari WIB.

Melawan PSG, Arsenal harus mengejar ketertinggalan dari leg pertama. Saat main di London, Bukayo Saka dkk juga kalah 0-1.

Manajer Mikel Arteta mengakui kekalahan dari Bournemouth memang tidak menghadirkan momentum positif di Arsenal. Manajer Spanyol itu berharap anak asuhnya bisa menembusnya saat melawan PSG.

“Itu tidak menciptakan momentum yang tepat, momentum yang positif. Tentu saja itu menciptakan banyak kemarahan, frustrasi, kemarahan, kekecewaan. Dan mari gunakan semua itu untuk hari Rabu nanti. Itulah yang harus kami lakukan,” kata Arteta, melansir TNT Sports.

Declan Rice mengaku kecewa dengan hasil ini, padahal timnya sudah melakukan segalanya untuk meraih kemenangan. “Kami sudah berjuang untuk menang, tetapi hasilnya seperti ini. Tentu saja kami kecewa. Kami harus fokus ke laga selanjutnya melawan PSG. Kami harus terus fokus dan memperbaiki kelemahan,” kata Rice.

Kekalahan dari Bournemouth membuat Arsenal melanjutkan tren buruknya di penghujung musim. Mereka belum menang di tiga laga terakhir, dua di antaranya tumbang.

Kekalahan dari Bournemouth juga mengancam posisi Arsenal di klasemen Liga Inggris. Karena masih ada Manchester City dan Newcastle United yang siang bersaing.

Kena comeback dan gagal menang bukan kali pertama dirasakan Arsenal di Liga Inggris musim ini. Premier League mencatat, mereka sering membuang keunggulannya.

Tercatat, ada 10 laga dijalani Arsenal yang berakhir tanpa kemenangan meski sempat unggul. Sebanyak 9 laga berakhir imbang, dan sekali kalah.

Lawan-lawan yang membuat Arsenal gagal menjaga keunggulannya adalah Brighton & Hove Albion, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Aston Villa, Everton, Brentford, Crystal Palace, dan terakhir Bournemouth.

Jika dirinci, Arsenal kehilangan 21 poin dari hasil 9 kali imbang dan sekali kalah dalam posisi sempat unggul. Kehilangan poin itu menjadi yang terbanyak ditelan Arsenal, menyamai catatan pada musim 2019/2020.

Manajer Bournemouth Andoni Iraola memberikan pujian kepada anak asuhnya. “Saya menyukai permainan secara keseluruhan. Saya pikir kami memiliki peluang. Mereka mencetak gol tetapi kami bermain dengan baik. Kuncinya adalah permainan yang teratur di babak kedua. Pada akhirnya, dalam permainan yang ketat ini, membuat perbedaan dengan permainan yang teratur adalah kunci untuk meraih tiga poin,” kata Iraola kepada Sky Sports.

Ia juga menyebutkan timnya memang butuh kemenangan. “Saya pikir kami membutuhkan yang ini karena kami tahu jadwal yang kami miliki. Arsenal, Villa, City, Anda harus mendapatkan poin di tempat yang tidak Anda duga. Kami kehilangan beberapa peluang baru-baru ini dan kami membutuhkan kemenangan kali ini,” ujarnya.

Ia juga mengomentari gol Dean Huijsen. “Saya pikir dia bermain sangat baik. Bahkan dalam skenario ini, saat menguasai bola, dia percaya diri. Sulit untuk bertahan. Saya pikir ini gol ketiga yang dia cetak melalui permainan bola mati. Dia banyak membantu kami,” tandasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *