Chelsea Kalahkan Djurgardens, Nicolas Jackson Kembali Bertaji

Nicolas Jackson dielukan oleh rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Djurgardens.

STOCKHOLM –  Chelsea  mengalahkan Djurgardens 4-1 pada leg pertama semifinal Conference League, yang berlangsung di 3Arena, Jumat (2/5) dini hari WIB. Kemenangan tersebut membuat peluang The Blues ke partai puncak terbuka lebar.

Chelsea sudah unggul sejak menit ke-12. Jadon Sancho menuntaskan umpan lambung Enzo Fernandes dengan satu tembakan ke sudut kanan gawang. Meski sempat diblok Marcus Danielson, bola tetap bergulir masuk.

Chelsea menggandakan keunggulan pada menit ke-43. Fernandez meneruskan umpan Kiernan Dewsbury-Hall kepada Noni Madueke yang berada di kotak penalti. Tembakan pemain 23 tahun itu ke sudut kanan gawang sukses menaklukkan kiper Jacob Rinne.

Di babaj kedua, Chelsea kembali menambah gol di menit ke-59. Miskomunikasi antara Danielson dan Rinne dalam mengantisipasi umpan terobosan Cole Palmer menjadi keuntungan bagi Nicolas Jackson. Ia sukses merebut bola untuk menceploskan bola ke gawang kosong.

Jackson lalu mencetak gol keduanya di menit ke-65. Ia menuntaskan umpan Moises Caicedo yang merebut bola dari penguasaan Djurgardens dengan tembakan lambung ke sudut kanan atas gawang tanpa mampu dijangkau Rinne.

Tuan rumah sempat menipiskan skor menjadi 1-4 pada menit ke-68. Isak Mulugeta menyelesaikan umpan silang Tobias Gulliksen dari sisi kiri dengan tandukan memantul yang gagal dihalau kiper Chelsea, Filip Jorgensen.

Hasil  ini memudahkan Chelsea dalam leg kedua di Stamford Bridge pekan depan. Asalkan mereka tak kalah lebih dari dua gol, tiket final sudah di tangan. Sedangkan Djurgardens perlu menang dengan selisih empat gol untuk lolos.

Meski begitu, manajer Enzo Maresca mengingatkan bahwa The Blues masih perlu tampil oke di leg kedua.  Ia  juga meminta timnya tak boleh lengah.

“Malam ini berjalan sempurna, semifinal yang penting dan hasilnya bagus. Kami perlu fokus di leg kedua. 70 menit pertama kami tampil bagus kemudian kami menurun di 20 menit terakhir, kami tak boleh menurun, kami tak boleh bersantai-santai karena situasinya bisa menjadi lebih rumit. Kami sudah menjalankan tugas dengan baik, sekarang tinggal menyelesaikannya di kandang sendiri,” ujar Maresca dikutip BBC.

Performa Nicolas Jackson sempat menurun, bahkan sebelum dihajar cedera. Striker Chelsea itu kini mulai panas lagi. Baginya, gol di laga ini menjadi yang ketiga dalam dua laga terakhir. Akhir pekan lalu, pemain 23 tahun itu juga menjadi penentu kemenangan 1-0 atas Everton di Liga Inggris.

Tiga gol dari dua laga membuat Jackson perlahan menemukan ketajamannya lagi. Setelah sempat kepayahan menjebol gawang lawan, eks Villarreal itu kini mulai klinis lagi di depan gawang.

“Nico mencetak gol melawan Everton, dan itu soal keyakinan. Dia terlihat seperti pemain yang berbeda ketimbang pekan lalu, mudah-mudahan hal yang sama terjadi juga pada Cole. Itu cuma soal menghentikan momen itu dan melaju lagi,”  tutur Mareca.

Jackson sempat panas pada paruh pertama musim. Ia bisa mencetak 10 gol dan 3 assist. Performanya meredup selepas pergantian tahun, sampai akhirnya diganggu cedera hamstring.

Ia baru kembali bermain sejak awal bulan lalu. Total, Jackson kini sudah mengemas 12 gol dan 5 assist di semua kompetisi.

Selain Jackson, Cole Palmer juga meredup performanya. Gelandang serang Chelsea itu kehilangan ketajamannya, belum mencetak gol lagi sejak Januari lalu.

Sebelum menjamu Djurgardens di leg kedua, Chelsea akan lebih dulu menerima kunjungan juara Premier League musim ini, yakni Liverpool dalam laga pekan ke-35 pada Minggu (4/5) pukul 22.30 WIB. Mereka perlu menang demi menjaga kans ke Liga Champions musim depan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *