Bupati Indramayu, Lucky Hakim.
INDRAMAYU (LB)- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengungkapkan keprihatinannya atas hilangnya ratusan kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu.
Dalam pernyataan resminya, ia menyebut bahwa sebanyak 196 unit mobil dinas roda empat tidak lagi tercatat keberadaannya dan kini sedang dalam penelusuran.
“Kami sangat terkejut saat mengetahui jumlah kendaraan yang tidak lagi terlacak. Ini menyangkut aset negara dan harus dipastikan keberadaannya,” ujar Lucky dalam apel kendaraan dinas yang digelar di Sport Center Indramayu, seperti disampaikan melalui akun Instagram pribadinya.
Sebagai langkah awal, Lucky telah menggandeng Kejaksaan Negeri Indramayu untuk membantu mengusut keberadaan aset-aset tersebut. Ia menegaskan pentingnya pendataan dan penggunaan kendaraan dinas secara tepat serta transparan.
“Kendaraan dinas bukan milik pribadi. Ini aset milik rakyat yang harus digunakan sesuai fungsinya dan dijaga dengan penuh tanggung jawab,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa jika ditemukan penyalahgunaan, maka akan ada sanksi hukum maupun administratif.
Lebih lanjut, Lucky memperkirakan potensi kerugian negara akibat hilangnya ratusan kendaraan ini bisa mencapai puluhan miliar rupiah.
“Jika satu unit kendaraan diasumsikan bernilai Rp300 juta, maka 196 kendaraan yang hilang bisa menimbulkan kerugian sekitar Rp60 miliar. Ini angka yang sangat besar dan harus menjadi perhatian bersama,” jelasnya.
Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan aset daerah adalah wujud akuntabilitas kepada masyarakat. “Rakyat berhak tahu ke mana kendaraan-kendaraan ini menghilang,” tegas Lucky.
Pemkab Indramayu saat ini sedang menelusuri data aset serta memverifikasi kembali catatan inventaris untuk menemukan titik terang atas hilangnya kendaraan tersebut. *
