Virgil van Dijk dan Trent Alexander-Arnold, Pemain Liverpool.
LIVERPOOL – Liverpool butuh satu kemenangan lagi untuk mengunci titel juara Liga Inggris musim ini. Gary Neville menyebut, pasti penggemar The Reds juga tidak menyangka kalau timnya bisa jadi kampiun.
Hingga pekan ke-33 Premier League 2024/2025, Liverpool masih bertengger di posisi teratas klasemen dengan raihan 79 poin. Si Merah, julukannya, unggul jauh sampai 13 angka dari Arsenal (66 poin) di posisi kedua.
Dengan lima pekan tersisa musim ini, alias menyisakan 15 poin lagi, capaian maksimal Arsenal nanti adalah 81 poin. Dengan catatan, kalau The Gunners menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan.
Liverpool secara matematis tinggal butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan raihannya menjadi 82 poin, alias sudah tidak lagi bisa dikejar oleh Arsenal apapun yang terjadi nanti.
Liverpool mulanya tidak dijagokan jadi juara Liga Inggris musim ini. Gary Neville yang adalah pundit sepakbola sekaligus eks pemain MU, yakin kalau para pecinta Premier League banyak yang menjagokan Arsenal atau Manchester City yang jadi juara.
“Saya rasa, para penggemar Liverpool sendiri tidak menyangka kalau timnya bisa juara. Apalagi, orang lain. Saya juga yakin, tidak ada pundit atau jurnalis yang menjagokan Liverpool. Pasti kebanyakan Man City atau Arsenal,” ujarnya dilansir dari Sky Sports
Neville menyebut, banyak tersandungnya Man City dan Arsenal bikin laju Liverpool sedikit terbantu. Tapi, Neville memberikan respek besar kepada Arne Slot dan tim kepelatihannya yang bisa bawa The Reds terus perkasa, sepeninggalan Juergen Klopp.
“Saya sempat berpikir, Liverpool akan mengalami penurunan ketika ditinggal manajernya seperti yang terjadi dengan MU ditinggal Sir Alex dan Arsenal ditinggal Wenger. Itulah mengapa, manajer dan tim pelatih Liverpool pantas mendapat pujian besar. Man City dan Arsenal bermasalah, tapi penampilan Liverpool istimewa,” ungkap Neville.
Di tengah kegemilangan Liverpool, dua pemain sudah memperpanjang kontraknya yakni Mohamed Salah dan Virgil van Dijk.
Namun ada satu pemain yang ikut memberikan dampak positif terhadap performa tim yang belum menentukan masa depannya. Pemain tertsebut adalah Trent Alexander-Arnold.
Kontrak Alexander-Arnold akan habis akhir musim ini. Sang pemain sudah dispekulasikan bakal cabut, di tengah belum adanya kesepakatan baru.
Menanggapi situasi tersebut, Van Dijk mengaku masih belum tahu bagaimana nasib Alexander-Arnold. Ia cuma berharap rekannya itu bisa membantu tim di sisa musim.
“Apa yang terjadi padanya di masa depan, itu sesuatu yang harus ia selesaikan sendiri bersama keluarganya Tapi dia pemain Liverpool saat ini, dan dia penting bagi tim. Dia sudah menjadi bagian penting sepanjang musim dan dia bisa bangkit dari cedera, yang cukup lama, dan saya senang dengan itu,” kata Van Dijk melansir Daily Mail.
Menurut Van Dijk, Alexander-Arnold merupakan pemain yang fantastis. “Dia kembali dan berada di tengah-tengah kami. Dia penting dan kami masih punya lima laga lagi setelah ini, jadi mudah-mudahan dia bisa berperan penting di sisa laga. Sejak saya gabung klub, dia pemain yang fantastis dan ada banyak hal baik untuk selalu dia kenang jika dia pergi. Tapi dengar, untuk saat ini, kami tak tahu apa yang akan terjadi,” ujar Van Dijk.
Bahkan Jamie Carragher menilai Liverpool bakal kesulitan mencari pengganti Alexander-Arnold. “Alasan kita begitu banyak membicarakannya, saya pikir mengapa dia menjadi bek sayap yang paling banyak dibicarakan yang mungkin pernah kita lihat di Liga Primer, adalah karena dia unik, dia berbeda. Dia bisa masuk dan mengubah permainan, jadi Liverpool tidak akan menggantikannya,” kata Carragher.
Patut ditunggu seperti apa kelanjutan nasib Alexander-Arnold. Diharapkan saat tim merayakan pesta juara, tidak ada pihak yang merasa sedih.***
