MU Mulai Alihkan Fokus ke Musim Depan

Ruben Amorim, Manajer Manchester United.

MANCHESTER – Manajer Manchester United (MU), Ruben Amorim sudah mulai mengalihkan fokus ke musim depan. Ia punya rencana memperkuat timnya yang jeblok musim ini.

Manchester United kalah 0-1 dari Wolverhampton Wanderers di Old Trafford pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (21/4). Gol tunggal kemenangan tim tamu dibuat oleh Pablo Sarabia.

Hasil ini membuat MU semakin terpuruk dengan berada di peringkat ke-14 usai meraih 38 poin. Setan Murah punya poin sama dengan Wolves di bawahnya tapi unggul selisih gol.

Namun MU dipastikan aman dari degradasi meski mereka di posisi jeblok. Bisa dibilang sudah tidak ada lagi yang dikejar MU di Liga Inggris. Hal ini karena MU juga sudah tak mungkin menembus zona Eropa.

MU bakal sepenuhnya fokus di Liga Europa pada sisa musim ini. The Red Devils menembus semifinal Liga Europa dengan bakal berhadapan dengan Athletic Bilbao. Liga Europa jadi satu-satu ajang yang masih berpeluang bisa dijuarai oleh MU.

Amorim menegaskan sudah mulai berdiskusi soal rencana MU di bursa transfer mendatang dengan dengan petinggi klub. Pria asal Portugal ini mengungkap MU butuh tambahan beberapa pemain baru agar situasi buruk di musim ini tak terulang di musim depan.

“Kami harus melihat semuanya daru skuad kami dan apa yang perlu kami tingkatkan lewat kesempatan yang kami miliki di bursa transfer. Kami memiliki segala hal (yang sedang dibahas). Kami membicarakan itu (dukungan finansial). Kami berbicara setiap hari tentang musim berikutnya. Jadi kami melakukan segalanya dengan rentang waktu. Kami akan mengerahkan upaya yang kami butuhkan untuk meningkatkan tim,” ujar Amorim dikutip dari situs MU.

Penyerang Manchester United Rasmus Hojlund lagi dikritik keras karena seret gol.  Dia  hanya mencetak satu gol dalam periode hampir 30 jam di lapangan. Total cuma tiga gol dibuat Hojlund di Liga Inggris musim ini. Statistik buruk ini membuatnya dikritik habis dan dianggap jadi alasan mengapa MU kesulitan untuk menang karena seretnya lini depan.

Terkait hal tersebut, Amorim pasang badan. Menurutnya, Hojlund sulit mencetak gol karena tidak ada dukungan dari rekan-rekan setimnya. Apalagi Amorim menilai seharusnya gol bisa datang dari pemain di posisi manapun, tak melulu striker.

“Saya rasa jika Anda melihat laga secara penuh, ada beberapa pemain yang juga membuang peluang emas, tidak cuma Rasmus. Tentu saja tugas Rasmus itu bikin gol karena dia striker, tapi ini lebih ke tim. Saya sudah bilang itu berkali-kali. Tim kami harusnya bisa mencetak lebih banyak gol, tidak cuma karena Rasmus membuang-buang peluang,” kata Amorim di ESPN.

Lantas siapa pemain yang layak didatangkan MU untuk musim depan? Ternyata nama Matheus Cunha sudah masuk radar.

Jurnalis pakar transfer Fabrizio Romano mengabarkan bahwa Manchester United (MU) kini memimpin dalam perburuan striker Wolverhampton Wanderers (Wolves) itu.

“Manchester United memimpin persaingan untuk merekrut Matheus Cunha dari Wolves karena negosiasi masih berlangsung,” tulis Romano di X resminya.

Kedua kubu kini sedang dalam negosiasi dan persyaratan pribadi sedang dibahas. United bergerak cepat mengamankan Cunha untuk musim depan karena mereka sadar, peminat striker asal Brasil itu begitu banyak.

Transfermarkt mencatat rumot peminat Cunha selain MU adalah enam klub Liga Primer. Keenam klub itu adalah Nottingham Forest, Tottenham Hotspur, Aston Villa, Arsenal, Newcastle United dan Manchester City.

Komunikasi MU dengan pihak Cunha dikabarkan Romano berjalan ‘positif’, dengan striker 25 tahun itu memiliki klausul pelepasan senilai 62,5 juta Poundsterling atau sekitar Rp1,4 triliun. “Persyaratan pribadi sedang dibahas, karena Man Utd menyadari adanya lebih banyak klub yang tertarik + klausul pelepasan £62,5 juta yang tersedia,” lanjut Romano.

Minat tinggi kepada Cunha karena konsistensi yang diperlihatkannya dalam dua musim berseragam Wolves. Setelah mencetak 14 gol dan sembilan assist musim laku, Cunha pada musim ini sudah mencetak 16 gol dan empat assists.

Catatannya di musim ini dapat bertambah karena Wolves masih menyisakan lima laga di Liga Primer Inggris, di antaranya melawan Leicester City (26 April), Manchester City (3 Mei), Brighton (10 Mei), Crystal Palace (18 Mei) dan Brentford (25 Mei).

Sanggupkah pemain baru memenuhi ekspektasi Amorim,  petinggi klub  serta para fans nantinya?  Patut ditunggu.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *