Warga Koja Khawatir Kesehatannya Terganggu Imbas Bau Limbah Pabrik

Lokasi di mana limbah pabrik di Koja disimpan dan menganggu warga.

JAKARTA (LB)- Sejumlah warga di Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, merasa khawatir kesehatannya terganggu karena bau limbah dari pabrik. “Kita kan tidak tahu bahan apa ini. Sekali mencium baunya udah kayak bau gosong, nyesak kayak kayu dibakar. Sebelumnya bau asam menyengat seperti cuka,” ungkap salah satu warga RT 2/RW 9, bernama Masum (50), Selasa (15/4). Oleh karena itu, Masum berharap agar limbah berupa cairan yang tersimpan di puluhan drum berwarna biru itu segera dipindahkan oleh pihak perusahaan.

Sejauh ini, pihak perusahaan sudah berangsur-angsur memindahkan drum-drum berisikan cairan limbah itu. Dengan adanya proses pemindahan drum berisikan limbah secara berkala, ini membuat bau yang mengganggu semakin berkurang. “Untuk bau menyengat sudah agak berkurang, masih kadang suka tercium jika ada angin,” tambah Sekretaris RT 02/RW 09, Wijaya Sudrajat (58).

Proses pemindahan drum berisi limbah ini dilakukan setelah warga melakukan mediasi dengan pihak perusahaan. Hasil mediasi tersebut dianggap positif, dengan perusahaan berjanji untuk terus memindahkan limbah secara bertahap.

Diberitakan sebelumnya, sekitar empat RT di Rawa Badak Selatan terdampak bau limbah kimia pabrik. Empat RT tersebut berada di RW 09, di antaranya RT 5, 3, 2, dan 1. Keempat RT tersebut memang berdekatan langsung dengan tempat di mana pabrik limbah itu menyimpan limbah. Pasalnya, sudah tiga bulan, limbah pabrik itu disimpan di dalam drum berwarna biru dan diletakan di lapangan. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *