Khawatir Terhadap Ketidakstabilan Ekonomi, Warga Buru Emas Antam

Warga ramai berburu emas di Tb Simatupang karena khawatir ketidakstabilan ekonomi.

JAKARTA (LB)- Kekhawatiran terhadap ketidakstabilan ekonomi mendorong sejumlah warga berburu emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam yang terletak di Gedung Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (14/4).

“Saya pikir kalau nabung dalam bentuk rupiah bisa kena deflasi. Selain itu, karena ketakutan karena ketidakpastian ekonomi sekarang. Emas itu lebih stabil, makanya saya datang beli hari ini,” ujar salah satu pembeli emas Antam, Yanti (50), di lokasi, Senin.

Adapun situasi Butik Emas Logam Mulia Antam di Gedung Antam pada Senin pagi dipenuhi pembeli. Hal ini dipicu karena meningkatnya minat masyarakat menjadikan emas sebagai investasi.

Beberapa pembeli bahkan rela datang selepas Subuh. “Saya datang jam 7.48 WIB dan masih sepi. Tadi sempat saya tanya, sudah ramai dari jam 7.00, cuma pada pulang karena stok habis,” jelas Yanti.

Yanti menduga lonjakan pembeli juga dipengaruhi oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Menurutnya, banyak orang membeli emas karena takut ketinggalan, terutama saat harga emas mulai naik.

Sementara itu, Amin (36), seorang pegawai swasta yang baru pertama kali datang ke butik emas tersebut, mengaku ingin membeli emas dari uang Tunjangan Hari Raya (THR) milik anaknya. “Biar awet aja, kalau uang bisa turun nilainya, kalau emas stabil. Juga harganya mahal sekarang” kata Amin. Namun, tidak semua pembeli berhasil membawa pulang emas Antam. Sebagian dari mereka harus kecewa karena stok emas Antam yang dijual terbatas. Butik hanya menyediakan jenis gift series yang dibatasi untuk 50 orang per hari. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *