Pemain Juventus saat mengalahkan Lecce.
TURIN – Juventus mengatasi perlawanan Lecce dengan skor 2-1dalam lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium, Minggu (13/4) dini hari WIB. Tuan rumah tampil mendominasi permainan. Lecce dipaksa lebih banyak bertahan.
Bianconeri memimpin 2-0 di babak pertama lewat Teun Koopmeiners dan Kenan Yildiz. Lecce cuma bisa membalas satu gol di babak kedua lewat Federico Baschirotto.
Kebangkitan Juventus di bawah asuhan pelatih baru, Igor Tudor, mulai menunjukkan hasil positif. Sebelumnya menang atas Genoa dan Lecce serta menahan imbang AS Roma.
Kemenangan atas Lecce ini juga menandai konsistensi Juventus dalam perebutan tiket Liga Champions, sebuah target yang disebut sebagai “wajib” oleh bintang muda Kenan Yildiz.
“Kami senang dengan kemenangan ini. Memang sulit di akhir laga karena mereka menekan kami, tapi kami tetap puas. Masuk ke Liga Champions itu penting, bahkan wajib. Jadi kami harus terus bekerja keras dan memberikan yang terbaik seperti biasa,” ujar Yildiz kepada Sky Sport Italia.
Tudor menyadari bahwa untuk memulihkan tim, dibutuhkan pendekatan yang berbeda dan menyeluruh. Maka ia mulai dari dasar, menyesuaikan fisik dan mental pemain terhadap gaya bermain yang ia inginkan.
“Secara psikologis, itu adalah momen yang buruk, karena mereka tersingkir dari Liga Champions dan Coppa Italia, baru saja mengalami dua kekalahan yang sangat besar, jadi itu jelas,” kata Tudor kepada Sky Sport Italia.
Tudor juga menekankan pentingnya memberi peran yang sesuai kepada para pemain. Teun Koopmeiners misalnya, yang sebelumnya dicadangkan, kini dipasang sebagai trequartista dan langsung memberi dampak. “Koop butuh gol, dia bermain bagus, saya lihat kakinya dan pikirannya bekerja lebih baik hari ini. Dia berada di jalur yang benar,” ujar Tudor.***
