Tekad Chiesa Jadi Pilihan Iraola 

Federico Chiesa, Pemain Liverpool.

NASHVILLE – Federico Chiesa menilai Liverpool beruntung bisa lolos ke Liga Champions. Liverpool harus mendapatkannya di pekan terakhir. Itu pun diraih lewat finis kelima, karena Liga Inggris mendapat bonus dari UEFA karena koefisien.

Setelah menjuarai Liga Inggris 2024/2025, Liverpool datang sebagai unggulan kuat. Maklum mereka juga memperkuat skuadnya dengan belanja lebih dari 400 juta Pounds di bursa transfer.

Tapi, hasil akhir tidak sesuai harapan karena Liverpool nirgelar. Belum lagi para pemain baru berharga mahal kesulitan memenuhi ekspektasi.

Situasi ini tidak boleh lagi terulang musim depan, di mana Liverpool cuma mengharapkan ‘hibah’ untuk bisa lolos ke Liga Champions. Liverpool harus bisa tancap gas sejak awal dan konsisten di fase krusial.

Pergantian manajer dari Arne Slot ke Andoni Iraola dianggap jadi faktor kunci untuk Liverpool bangkit. “Liverpool pantas mendapatkan lebih. Kami adalah juara Premier League dua tahun lalu. Musim lalu, kami nyaris gagal ke Liga Champions. Kami berjuang finis kelima, yang mana itu cukup tapi kami tahu biasanya cuma empat klub. Kami beruntung. Musim yang sulit dan kami harus tampil lebih baik musim ini, termasuk di Liga Champions. Saya rasa skuad kami bisa melakukannya,” kata Chiesa di The Athletic.

Chiesa sendiri mengaku ingin bertahan di Liverpool pada musim depan. Ia berharap bisa mendapat kesempatan lebih baik di bawah arahan Andoni Iraola.

Selama dua musim dilatih Slot, Chiesa bukanlah pilihan utama. Meski tampil 51 kali dan menyumbang enam gol serta lima assist, ia hanya sembilan kali memulai laga sebagai starter.

Selain minim kesempatan, sejak musim lalu Chiesa juga kerap dikaitkan dengan sejumlah klub. Bisa saja dua hal itu mendorong keinginannya untuk pergi dari Anfield. Namun faktanya winger Italia itu berpikir sebaliknya.

“Sekarang, saat ini, saya bahagia berada di sini, di Liverpool. Saya mencintai klub, para fan, segalanya. Saya melakukan yang terbaik yang saya bisa agar mendapat kesempatan di sini, lalu kita akan lihat. Saat ini, saya hanya memikirkan Liverpool,” ujar Chiesa dikutip BBC.

Chiesa berhasil mencetak satu gol saat mengalahkan Sunderland 4-2 pada Minggu (26/7) WIB. Ia masuk sebagai pengganti di laga tersebut. Ia lalu ditanya apakah pergantian pelatih dari Slot ke Iraola telah memberikan suasana segar untuknya.

“Saya tak tahu, sulit dikatakan. Setiap awal musim baru selalu menjadi awal yang baru. Mungkin sudah terlalu banyak awal yang baru. Tapi saya tidak peduli, saya berusaha melakukan yang terbaik untuk manajer baru ini. Musim lalu di bawah Arne Slot, saya juga berusaha melakukan yang terbaik. Tahun lalu, saya merasa siap untuk peran yang lebih besar, lalu itu tergantung pada pelatih apakah dia ingin saya bermain atau tidak. Tentu saja saya ingin bermain lebih banyak, tetapi begitulah adanya,” tuturnya.

Terkait pembenahan skuad,  Liverpool  tengah berupaya mendatangkan winger Paris Saint-Germain Bradley Barcola. Tapi, The Reds harus merogok kocek dalam-dalam untuk itu.

Liverpool memang terus mencari pemain sayap baru untuk menggantikan Mohamed Salah yang cabut musim panas ini. Setelah gagal mendapatkan Yan Diomande, kini Barcola jadi target utamanya.

Liverpool setidaknya harus mengeluarkan uang 145 juta Pound untuk Barcola atau sekitar Rp3,4 triliun. PSG mematok Barcola semahal itu karena berkaca pada transfer Morgan Rogers dan Elliot Anderson.

Tapi, Liverpool meyakini PSG masih bisa digoyang terkait harga Barcola. Yang pasti Liverpool harus bergerak cepat mengingat mereka cuma punya waktu tak sampai 40 hari, sebelum bursa transfer ditutup.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *