Gepeng Serbu Karawang Lantaran Penghasilan Bisa Lebih Besar

Sejumlah gepeng yang beroperasi sejumlah titik di Karawang berhasil dijaring petugas.

KARAWANG (LB)- Kabupaten Karawang sebagai kota industri menjadi daya tarik gembel dan pengemis (gepeng) untuk mencari nafkah. 

Ratusan orang dari berbagai daerah datang ke Karawang menjadi gepeng di sejumlah lokasi strategis di pusat kota Karawang. Dinas Sosial (Dinsos) sudah berkali-kali melakukan operasi penertiban dan mendapati sejumlah orang dengan identitas dari luar Karawang.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Karawang, Marwati mengatakan, operasi penertiban kerap dilakukan bersama Satpol PP Karawang terhadap gepeng hingga ODGJ yang beroperasi disejumlah titik di Kabupaten Karawang. Dari hasil operasi penertiba diketahui banyak orang dari luar Karawang yang sengaja menjadi gepeng.

“Sudah berapa kali kami melakukan operasi penertiban kami dapati  beberapa di antaranya bukan warga Karawang. Mereka berasal dari Bandar Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat. Alasan mereka ke Karawang karena alasan sebagai daerah yang tumbuh berkembang dan lebih mudah mencari uang,” kata Marwati, Jumat (24/7).

Menurut Marwati dari pengakuan sejumlah gepeng diketahui alasan mereka datang ke Karawang karena penghasilannya lebih besar dibandingkan di tempat asal mereka. Selain gepeng ditemukan juga sejumlah pengamen hingga ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) dari luar Karawang

“Menurut mereka pendapatan mereka mencari nafkah lebih besar jika di Karawang

dibandingkan tempat asal,” katanya.

Marwati mengatakan para gepeng dan pengamen datang dari sejumlah daerah sengaja ke Karawang untuk mencari nafkah. Karawang dinilai mereka  sebagai daerah menjanjikan mencari penghasilan.

Posisi Karawang yang strategis sebagai jalur perlintasan ke ibukota memudahkan mereka mencari uang.

Ada warga luar Karawang yang sengaja datang untuk menjadi pemulung di Karawang. Mereka mengaku barang rongsokan di Karawang banyak dibuang orang dan harga jualnya juga lebih tinggi dibandingkan di tempat asal mereka. 

“Mereka bilang harga jual rongsok di Karawang lebih tinggi. Itu asalan mereka datang ke Karawang untuk menjadi pemulung,” katanya. Ke depan, Pemkab Karawang akan lebih mengefektifkan operasi penertiban karena jumlah orang luar Karawang semakin banyak yang terjaring operasi. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *